Selasa, 12 Mei 2026

Kronologi Ambulans PDIP Dicuri di Sragen, Pelarian Terekam CCTV

Sebuah mobil ambulans milik Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan (PDIP) Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dicuri.

Tayang:
DOKUMENTASI TRIBUN SOLO
PENCURIAN MOBIL AMBULANS - Kolase mobil ambulans milik PAC PDIP Miri Kabupaten Sragen. Laju mobil ambulans yang curi dan dikemudikan oleh pelaku sempat terekam CCTV, Sabtu (27/9/2025) dini hari. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah mobil ambulans milik Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan (PDIP) Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dicuri pada Sabtu (27/9/2025) dini hari.

Pelaku nekat membawa kabur mobil ambulans yang saat itu terparkir di garasi di Dusun Modro, Desa Soko.

Salah satu relawan mobil ambulans, Aby Amir, mengungkapkan sebelum raib, mobil ambulans itu dipakai untuk pelayanan pada pukul 02.00 WIB.

Dikutip dari Tribun Jateng, pelaku mudah melakukan pencurian karena kunci masih berada di dalam mobil.

Selain itu, surat tanda nomor kendaraan (STNK) juga berada di dalam mobil merek Daihatsu Luxio tersebut.

"Apesnya, kunci dan STNK berada di dalam mobil."

"Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi," ucap dia.

Amir mengungkapkan pelarian ambulans berpelat nomor D 1501 ZM itu sempat terekam di dua lokasi.

Dia mengatakan mobil ambulans itu terekam kamera CCTV pukul 03.05 di simpang empat wisata Gunung Kemukus, Kabupaten Sragen, yang berada di Jalan Raya Solo-Purwodadi.

Kemudian, pada pukul 05.00 WIB, CCTV merekam pergerakan mobil ambulans di Desa Jono, Kecamatan Tanon, Sragen atau 18 kilometer dari lokasi kejadian.

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor dan Penadahan di Tanah Abang Jakpus, 2 Pria Ini Pelakunya

Stiker Identitas Dicopot

Amir menambahkan ambulans tersebut sulit teridentifikasi karena pelaku mencopot stiker yang menjadi identitas.

"Dari hasil keterangan polisi yang didapat, stiker mobil sudah dilepas oleh pelaku di Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen," ujarnya.

Ia menambahkan ambulans yang dicuri itu aktif untuk pelayanan sosial gratis masyarakat.

Ambulans ini aktif melayani pasien hingga pengantaran jenazah.

Dari informasi yang didapat, pelaku membawa kabur ambulans ke timur melewati Barong, Gunung Kemukus, kemudian ke timur melewati Jati, Sumberlawang, dan Tanon, lalu menuju Kabupaten Karanganyar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lokasi pencurian memang sepi dari aktivitas warga ketika malam menjelang pagi hari.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai peristiwa ini.

Peristiwa di Medan: Mesin Ambulans Dicuri

PENCURIAN MESIN: Momen Polres Nias Selatan melakukan konferensi pers penangkapan 2 maling mesin mobil ambulans keliling milik Dinas Kesehatan Dinkes Pemkab Nias Selatan, Selasa (20/5/2025). Pelaku beraksi berpura-pura menjadi teknisi memperbaiki mobil ambulans.
PENCURIAN MESIN - Momen Polres Nias Selatan melakukan konferensi pers penangkapan 2 maling mesin mobil ambulans keliling milik Dinas Kesehatan Dinkes Pemkab Nias Selatan, Selasa (20/5/2025). Pelaku beraksi berpura-pura menjadi teknisi memperbaiki mobil ambulans. (POLRES NIAS SELATAN)

Sementara itu, di Medan, Sumatra Utara, terjadi pencurian terhadap mesin ambulans milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Nias Selatan.

Mereka ialah FW, KB, NB, L, B, dan G.

Diberitakan Tribun Medan, Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya mengatakan pencurian itu terjadi pada November 2024 lalu.

Para pelaku datang ke kantor Dinas Kesehatan Dinkes Nias Selatan berpura-pura sebagai teknisi bengkel mobil, mengendarai mobil Mitsubishi Triton Strada.

Lalu para pelaku membongkar mesin mobil ambulans, lalu mengangkutnya ke mobil bak terbuka mereka.

Namun, belakangan dua mesin mobil itu dibuang ke semak-semak setelah pencurian mulai heboh diketahui masyarakat dan beredar di media sosial.

"Dengan berpura-pura sebagai teknisi yang melakukan perbaikan, kedua tersangka memanfaatkan kelengahan petugas untuk menjalankan aksinya."

"Mesin kemudian diangkut menggunakan mobil Mitsubishi Strada Triton berwarna hitam," kata Ferry, Selasa, 20 Mei 2025.

"Setelah kasus ini menjadi perhatian publik dan viral di media sosial, para pelaku sempat membuang mesin curian ke semak-semak sekitar lokasi untuk menghilangkan barang bukti," sambungnya.

Polisi mengatakan para pelaku sudah merencanakan pencurian secara terencana.

Mereka juga memanfaatkan minimnya pengawasan di kantor Dinkes Nias Selatan.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul VIRAL Pencurian Mobil Ambulans PDIP di Sragen: Pelaku Sempat Lepas Stiker dan Strobo.

(Tribunnews.com/TribunJateng.com/Tribun-Medan.com)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved