Minggu, 31 Mei 2026

AJI Surabaya dan PFI Surabaya Respons Dugaan Penghalangan Kerja Jurnalis di Ponpes Al Khoziny

AJI Surabaya dan PFI Surabaya bersuara soal dugaan penghalangan-halangan kerja jurnalis di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur

Tayang:
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK/KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH/IST
EVAKUASI MUSALA AMBRUK - Tim gabungan saat berusaha mengevakuasi para korban di reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9/2025). Petugas melakukan evakuasi korban reruntuhan Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, Senin (29/9/2025). Petugas mendengar banyak suara tangisan dan teriakan santri terjebak di balik reruntuhan bangunan musala ponpes. AJI Surabaya dan PFI Surabaya bersuara soal dugaan Penghalangan-halangan kerja jurnalis di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur 

AJI dan PFI sebagai organisasi profesi jurnalis berpendapat bahwa kerja-kerja jurnalistik yang empatik dan profesional dalam situasi krisis akan justru membantu publik memperoleh informasi yang benar, sekaligus memastikan para korban dan keluarga korban terlindungi hak-haknya.

PONPES AMBRUK - Bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk, Senin (29/9/2025) sore. Petugas dan warga masih melakukan evakuasi.
PONPES AMBRUK - Bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk, Senin (29/9/2025) sore. Petugas dan warga masih melakukan evakuasi. (Tribun Jatim Network/M Taufik)

Seperti diketahui, peristiwa ambruknya bangunan musala terjadi pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 14.40 WIB saat lebih dari 100 santri sedang melaksanakan salat Ashar berjamaah.

Bangunan musala tersebut baru saja dilakukan pengecoran di lantai atas dan masih dalam tahap renovasi.

Terkini total korban yang telah dievakuasi mencapai 102 orang.

Tiga santri dilaporkan meninggal dunia: Mochammad Mashudulhaq (14) dari Surabaya, Muhammad Soleh (22) dari Bangka Belitung, Maulana Alfan Abrahimafic (15).

Sebanyak 77 korban luka-luka dirawat di berbagai rumah sakit: RSUD Sidoarjo 34 orang, RS Siti Hajar 38 orang, RS Delta Surya 4 orang.

Baca juga: Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Disorot 4 Media Internasional

Tim SAR gabungan masih mencari 38 santri yang diduga terjebak di bawah reruntuhan.

Evakuasi dilakukan secara manual karena penggunaan alat berat berisiko memperparah kerusakan.

Beberapa korban berhasil bertahan hidup selama tiga hari di bawah reruntuhan dan telah dievakuasi dalam kondisi lemas.

BNPB menyebut insiden ini sebagai bencana kegagalan teknologi akibat konstruksi yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Bangunan tiga lantai tersebut baru saja dicor dan belum sepenuhnya selesai.

 

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved