Senin, 18 Mei 2026

Polda NTB Tetapkan 4 Tersangka Baru Pembunuhan Brigadir Esco, Mertua hingga Adik Ipar Terlibat

Jasad Brigadir Esco ditemukan membusuk dengan leher terikat di kebun kosong. Istrinya dan empat orang terdekat kini jadi tersangka pembunuhan.

Tayang:
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Sri Juliati
Istimewa/Tribun Lombok
BRIPTU RIZKA TERSANGKA - Kolase gambar memperlihatkan Briptu Rizka Sintiani (kiri), lokasi penemuan jasad Brigadir Esco Faska Rely (tengah) dan Brigadir Esco Faska Rely (kanan). Briptu Rizka kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap suaminya itu. Kuasa hukum Briptu Rizka tengah menyiapkan langkah hukum terkait penetapan status tersangka. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembunuhan terhadap Brigadir Esco Fasca Rely, anggota intel Polsek Sekotong, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) masih dalam proses penyidikan.

Jasad korban ditemukan dalam kondisi membusuk dan leher terikat tali di kebun kosong dekat rumahnya di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (24/8/2025).

Istri Brigadir Esco, Briptu Rizka Sintiyani ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani rekonstruksi.

Setelah gelar perkara pada Rabu (15/10/2025), Polda NTB menetapkan empat tersangka baru dalam kasus ini.

Keempat tersangka tersebut yakni Nuraini dan Amaq Siun, orang tua Briptu Rizka, Dani Rifkan, adik Briptu Rizka serta Paozi, teman dekat Brigadir Esco. 

Brigadir Esco berasal dari Desa Bonjeruk, Lombok Tengah dan setelah menikah tinggal di dekat rumah keluarga Briptu Rizka di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung.

Jarak kampung halaman Brigadir Esco ke rumah Briptu Rizka sekitar 55 kilometer dengan menempuh perjalanan darat sekitar 1,5 jam.

Kasi Humas Polres Lombok Barat, Iptu Amiruddin, menyatakan para tersangka baru memiliki hubungan dekat dengan korban.

“Usai gelar perkara ini, kami tetapkan 4 tersangka baru dari kematian Brigadir Esco, diantaranya inisal S, P, D, dan N,” ungkapnya, dikutip dari TribunLombok.com.

Menanggapi penetapan tersangka baru, ayah korban, Samsul Herawadi, mengaku lega karena sejak awal curiga aksi pembunuhan dilakukan sendirian.

Menurutnya, jumlah tersangka dapat bertambah lagi berdasarkan keterangan sejumlah saksi.

Baca juga: Penyebab Keluarga Brigadir Esco Rusak Rumah Briptu Rizka, Sempat Minta STNK dan BPKB Mobil

"Dalam hal ini belum merasa puas karena adanya oknum (polisi) yang disebut-sebut oleh saksi yang sekarang menjadi tersangka," jelasnya.

Samsul tak menyangka keluarga Briptu Rizka tega melakukan pembunuhan.

"Saya tidak menyangka akan keterlibatan orang-orang ini karena kita tahu hubungan antara almarhum pada saat sebelum kejadian ini cukup baik. Kaget juga ada keterlibatan mereka," lanjutnya.

Ia berharap para tersangka dapat dihukum setimpal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved