Kamis, 30 April 2026

Ketua DPD Nasdem Sumut Diturunkan dari Pesawat karena Diduga Terlibat Judol, Ternyata Salah Tangkap

Iskandar diturunkan dari pesawat karena tuduhan sebagai pelaku judi online. Namun, ternyata tuduhan itu tak terbukti. 

Tayang:
Editor: Erik S
freepik
SALAH TANGKAP - Ketua DPD Partai NasDem Sumut (Sumatra Utara), Iskandar ST menjadi korban salah tangkap polisi saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, Kamis (15/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Ketua DPD NasDem diturunkan dari pesawat karena diduga terlibat judi online
  • Polisi berdalih mengandalkan kecepatan
  • Polisi sebut petugas hanya bawa surat tugas bukan surat penangkapan

 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Ketua DPD Partai NasDem Sumut (Sumatra Utara), Iskandar ST menjadi korban salah tangkap polisi saat berada di dalam pesawat Garuda Indonesia, Kamis (15/10/2025).

Iskandar diturunkan dari pesawat karena tuduhan sebagai pelaku judi online (judol). Namun, ternyata tuduhan itu tak terbukti. 

Kepada tribun-medan, Iskandar menceritakan saat itu, dia hendak terbang dengan nomor penerbangan GA 193 rute Bandara Kualanamu-Soekarno Hatta. 

Baca juga: Pria Asal Magelang Curi Motor Milik Teman, Uangnya Habis Dipakai Judi Online

"Sempat diamankan sementara di dalam pesawat Garuda Indonesia dan disuruh turun," ungkap Iskandar, Kamis (16/10/2025). 

Iskandar menjelaskan jam penerbangan pukul 19.25 WIB. Seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat dan persiapan lepas landas. 

Lalu, datang sejumlah orang mengaku polisi berpakaian preman, bersama Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat.

Iskandar mengungkapkan bahwa petugas kepolisian itu, akan melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku judi online yang kebetulan namanya sama, yakni Iskandar.

 

"Jadi, oknum polisi melakukan salah tangkap. Di dalam pesawat avsec dan kru Garuda. Polisi beberapa orang di garbarata setelah tau salah, langsung pergi bahkan yang pakaian preman tak ada yang ngaku sebagai polisi. Anehnya, ada surat penangkapannya," sebut Iskandar ST. 

Iskandar menduga bahwa polisi diduga salah tangkap itu, berasal dari Polrestabes Medan. Karena dia sempat ditunjukkan surat penangkapan. 

"Benar, informasi dari Polrestabes Medan coba dicrosscheck," katanya. 

Baca juga: Siasat Karyawan Gudang Gunakan Ahli Kunci Bobol Brankas Kantor demi Judi Online

Selain dilakukan pemeriksaan sementara, Iskandar mengaku dirinya sempat diturunkan dari pesawat. Sehingga penerbangan juga sempat delay. 

"Hanya karena sama nama Iskandar (jadi target penangkapan) dan sempat diturunkan (dari pesawat)," kata Iskandar.

Penjelasan Polisi

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved