Senin, 27 April 2026

Harapan Warga usai Pagar Buatan Ari yang Blokir Jalan di Semarang Dibongkar Satpol PP

Ari Setiawan (45), warga Kecamatan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, menjadi sorotan karena memblokade akses jalan umum.

|
Istimewa, TribunJateng.com/Idayatul Rohmah
TUTUP AKSES JALAN - Tampang Ari Setiawan (45), warga jalan Sinar Mas VII RT 12 RW 1, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang Semarang blokade jalan umum. 

Ia mengatakan, tidak ada kasus pencurian material di wilayah tersebut. 

Heru juga membantah isu adanya balapan liar di wilayah tersebut.

"Enggak, saya yakin enggak ada. Ini RT rumahnya di sini. Di sini enggak ada balapan liar. Knalpot brong saja kita larang di sini. Enggak ada, enggak ada," imbuhnya.

Janji Ari

Setelah Satpol PP melakukan pembongkaran, Ari berjanji tak akan membangun lagi pagar di jalan umum di depan rumahnya.

Ia hanya akan membangun dak rumah yang diklaim sering mengalami kebocoran saat hujan.

"(Rencana setelah pembongkaran) mau nge-dak. Itu kan belum ada atap. Kalau hujan, airnya masuk rumah," ucap dia kepada TribunJateng.com saat sela-sela pembongkaran pagar berlangsung, Kamis.

Ari mengaku tak mempunyai niat untuk menutup jalan. 

Ia hanya membeli material bangunan secara bertahap, dari hasil mengumpulkan sampah plastik selama satu hingga dua tahun.

Baca juga: 2 Pengakuan Ari Warga Semarang Tutup Jalan: Takut Barangnya Hilang, Demi Kesehatan Warga

Hal itu dilakukan demi bisa membangun atap rumahnya yang bocor.

"Kalau pengepul usaha banyak. Ini saya ngumpulin plastik 1 tahun, 2 tahun baru terealisasi pasir, tak belikan pasir. Sekalian ini untuk bangun," ujarnya.

Ia menyebut hal itu merupakan kesalahpahaman.

Ia berdalih menutup sebagian area depan rumah menggunakan seng untuk mencegah debu masuk ke rumah tetangga karena mengetahui anak tetangga tersebut baru keluar dari rumah sakit.

"Saya bukan kriminal, saya warga yang baik, saya orang pertama kali di sini. Saya tinggal di sini pada 2002, malam Jumat," ujarnya.

Ari pun mengatakan tak bakal mengulangi tindakannya menutup akses jalan umum.

"Ya monggo 'silakan', enggak apa-apa kalau mau dibuka, silakan," ucapnya. 

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "Semoga Tidak Terulang Lagi", Harapan Warga Usai Blokade Jalan di Semarang Dibongkar

(Tribunnews.com/Deni)(TribunJateng.com/Idayatul Rohmah)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved