Satpol PP Bongkar Pagar Seng 2 Kali, Dalih Pemilik Demi Lindungi Tetangga dari Debu Proyek
Ari Setiawan menutup jalan umum di Semarang pakai seng dan bambu. Satpol PP bongkar paksa, alasan Ari bikin warga geleng kepala.
"Lah saya kan beli dari keringat saya kalau mau dibawa," ujarnya.
Ari juga merasa menjadi sasaran konflik pribadi dengan warga sekitar sejak pertama kali membangun di lokasi tersebut.
Ia menyebut penutupan jalan dilakukan karena alasan kesehatan warga sekitar.
Dirinya mengklaim mendapat kabar ada anak tetangga yang baru pulang dari rumah sakit, sehingga jalan ditutup untuk menghindari debu dari proyek.
"Saya sebagai orang yang toleransi, jalan tak tutup biar enggak debu," dalihnya.
"Katanya anaknya (tetangga) mau pulang dari rumah sakit, habis sakit. Tak tutup. Saya sengaja pakai seng sendiri. Tak naikin," beber Ari.
Di sisi lain, Ari mengaku dirinya bukan pengepul sampah, melihat banyaknya sampah di area jalan yang diblokade tersebut.
Ia menyebut sering mengumpulkan sampah dari sejumlah rumah makan untuk memberi makan ternaknya.
"Itu untuk makan ternak. Tak pilih-pilih, bukan pengepul. "Tak luruskan lagi, saya bukan pengepul sampah. Saya memberi makan ternak saya dengan sampah, itu iya."
"Lah karena waktu itu kok sampah yang saya bawa itu ada kayak kardus, botol, ada lain-lain, saya kumpulin, jadi analisa semuanya dikira saya pengepul," akunya.
Namun, saat ditanya apakah akan kembali membangun pagar setelah pembongkaran hari ini, Ari menyatakan tidak akan melakukannya lagi.
"Ya enggak. Wong itu tukang saya kerja kan lama-lama barang juga habis. Kemarin 12 kubik di sini kan sudah habis. Kalau penting barang enggak dibawa, aman. Nanti pasang di atap saja," ujarnya.
Sementara itu, Satpol PP Kota Semarang mengancam akan membawa permasalahan Ari ke ranah hukum jika nekat menutup jalan umum lagi.
Plt Kasatpol PP Kota Semarang, Marthen Stevanus Dacosta, memperingatkan agar Ari tak membuat bangunan yang menutup fasilitas umum karena bisa diseret ke ranah hukum.
"Kami akan bawa ke ranah hukum (kalau dibangun lagi)," kata Marthen saat ditemui di lokasi, Kamis (16/10/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ari-Setiawan-45-warga-Kedungmundu-Semarang-tampak-santai-saat-Satpol-PP.jpg)