Kelompok Bersenjata di Papua
Teror KKB di Nabire, Korban Selamat Setelah Lompat ke Jurang
KKB Aibon Kogoya kembali beraksi di Nabire. Satu warga tewas, empat polisi luka. Kapolda Papua Tengah turut diserang.
"Nah, mobil belum berhenti baik, sekelompok orang itu langsung tembak kami, tapi puji tuhan, tidak kena," kata Braen kepada awak media, Sabtu, (18/10/2025).
Karena sudah diserang dari kelompok ini, mereka akhirnya semua turun dari mobil.
"Pas kami turun, sayalah yang berhadapan langsung dengan kelompok ini, dan di situ saya di tembak lagi dari bagian depan, tapi tidak kena, tapi saya tidak panik, dan tetap berdiri," katanya.
Namun, secara tiba-tiba menurut Braen, dia mendengar lagi bunyi tembakan dari belakang.
"Tapi tidak tau tembakan itu ditujukan ke siapa," ujarnya.
Karena demikian lanjut Braen, pas tembakan ke tiga, dia bersama adiknya, dan satu rekannya lompat ke jurang di bawah jalan kali semen untuk menyelamatkan.
Menurut dia, selama di jurang yang ditutupi hutan lebat, mereka berjalan kaki ikut aliran kali semen, sambil sembunyi-sembunyi.
"Di situ, kelompok bersenjata ini sempat lewat depan kami, tapi kita sembunyi dan diam saja," katanya.
Setelah kelompok itu jauh, Bren mereka keluar cari pertolongan.
"Jadi kita kembali naik ke lokasi kejadian, dan pas di lokasi, kita ketemu dengan aparat keamanan, dan langsung kami dievakuasi ke rumah sakit," tandasnya.
Sementara Brando adik dari Braen menambahkan, saat kejadian, kakaknya yang lompat duluan.
"Nah karena begitu, saya dan teman kami juga ikut lompat ke jurang, dan kami berlari baku ikut sampai ke kali di bawah," jelasnya.
Dia bilang, sangat bersyukur kepada Tuhan, karena mereka selamat dari ancaman yang terjadi.
Rombongan Kapolda Papua Tengah Juga Diserang
Kapolda Papua Tengah Brigjen Alfred Papare menjadi sasaran teror saat melintas di Kabupaten Nabire.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ketegangan-di-Nabire-aparat-keamanan-berjaga-di-sekitar-lokasi-penembakan.jpg)