Selasa, 14 April 2026

Kelompok Bersenjata di Papua

Teror KKB di Nabire, Korban Selamat Setelah Lompat ke Jurang

KKB Aibon Kogoya kembali beraksi di Nabire. Satu warga tewas, empat polisi luka. Kapolda Papua Tengah turut diserang.

Editor: Glery Lazuardi
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Ketegangan di Nabire — aparat keamanan berjaga di sekitar lokasi penembakan brutal oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Semen, Distrik Nabire Barat, Papua Tengah, Jumat (17/10/2025). 

Pelaku adalah Aibon Kogoya adalah pimpinan salah satu KKB di Papua yang terlibat dalam berbagai aksi penembakan terhadap warga sipil dan aparat keamanan.

Aibon Kagoya terlibat dalam serangkaian aksi penembakan, termasuk terhadap warga sipil dan aparat kepolisian.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menceritakan kejadian tersebut terjadi pada Jumat (17/10/2025). 

Awalnya pihak Polres Nabire tengah mengevakuasi lima orang warga sipil yang diduga ditembaki oleh anggota KKB di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Barat yang di mana satu di antaranya tewas. 

"Kemudian dilanjut dengan kedatangan bapak Kapolda Papua Tengah beserta dengan Pak Dirintel, Dirkrimum, dan Dansatbrimob, dan juga pak Dandim Nabire," kata Samuel dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025). 

Kemudian, kata Samuel, setelah Kapolda Papua Tengah memberikan arahan kepada anggota. Rombongan pun kembali ke arah Kabupaten Nabire untuk mengecek TKP penembakan warga sipil tersebut. 

"Di KM 17-18 namun ketika dalam perjalanan kami kembali rombongan kami disanggong, dimana dalam rombongan kami sendiri Kapolres Nabire, kemudian bapak Kapolda dan beberapa PJU yang sudah disampaikan termasuk pak Dandim 17 Nabire," ungkapnya. 

Saat itu, tembakan dari anggota KKB tersebut mengenai mobil di bagian belakang sehingga membuat beberapa anggota polisi terluka. 

"Ketika disanggong itu, kena dibagian mobil belakang. Sehingga mengakibatkan ada tambahan luka, dari personel polres Nabire sekita 4. Satu Kasat Narkoba, kena serpihan di pinggir kepala," ucapnya. 

"Dan dua kena serpihan peluru, dan dua kena luka tembak proyektil bersarang di bahu sebelah kiri," sambungnya. 

Meski demikian, Samuel mengatakan untuk keempat personel saat ini telah mendapatkan perawatan di rumah sakit (RS) Nabire

Termasuk juga dari masyarakat sipil yang mengalami luka tembak dari kejadian sebelumnya. 

“Setelah itu kami kembali, bersama pak Kapolda menjenguk rekan yang 4 orang itu. Yang 4 orang kena luka tembak serpihan serpihan, dan sudah dilakukan tindakan. Dan masyarakat yang terluka kemarin mendapat perawatan di RS nabire, sementara seperti itu,” tuturnya. 

Kemudian untuk korban yang meninggal dunia, Samuel menyampaikan jika korban telah dimakamkan. 

“Kami sudah ke rumah duka, tadi malam kita kawal menggunakan rantis sampai rumah duka kurang lebih jam 9-10 kemudian tadi siang kita melayat ke rumah duka. Kita juga sudah berikan bantuan sembako dan membantu mengantarkan sampai ke pemakaman,” tuturnya. 

Sedangkan terkait kondisi saat ini, Samuel menyebut pihaknya atas arahan Kapolda telah memperkuat pos-pos penjagaan dengan tambahan personel dari Brimob. 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved