Profil dan Sosok
Profil AKBP Fajar Widyadharma, Eks Kapolres Ngada yang Divonis 19 Tahun Penjara Terkait Pencabulan
Inilah profil eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman yang divonis 19 tahun penjara terkait kasus pencabulan anak.
Ringkasan Berita:
- Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman divonis 19 tahun penjara terkait kasus pencabulan anak perempuan
- Profil AKBP Fajar Widyadharma Lukman adalah alumni Akpol tahun 2004
- Fajar telah malang melintang berkarier di dalam kepolisian tanah air
TRIBUNNEWS.COM - Mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, divonis 19 tahun penjara terkait kasus pencabulan terhadap tiga anak perempuan.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, membacakan putusan sidang pada Selasa (21/10/2025).
Hakim ketua Anak Agung Gde Agung Parnata menilai Fajar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan.
Atas perbuatanya, Fajar dijatuhi hukuman pidana selama 19 tahun penjara dan denda sebesar Rp5 miliar, dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan 1 tahun 4 bulan.
Selain itu, Fajar juga diwajibkan membayar restitusi senilai Rp 359.151.000 kepada tiga korbannya.
Kuasa hukum Fajar, Ahmad Bumi menyebut pihaknya masih mempertimbangkan langkah hukum lanjutan terhadap vonis tersebut.
"Keputusannya kita hormati, tadi kita sudah katakan, akan pikir-pikir selama tujuh hari, apakah banding atau tidak," kata Akhmad Bumi, dikutip dari Pos-Kupang.com, Selasa.
Baca juga: Eks Kapolres Ngada Divonis 19 Tahun Penjara dan Bayar Restitusi Rp359 Juta
Lantas, seperti apakah sosok AKBP Fajar Widyadharma? Berikut informasi lengkapnya.
Profil AKBP Fajar Widyadharma
AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmadja merupakan mantan perwira menengah (Pamen) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Ia telah dipecat dengan tidak hormat oleh Polri akibat terjerat kasus pencabulan anak perempuan.
Di Polri, Fajar sempat mengemban tugas di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Ngada, Polda Nusa Tenggara Timur.
Di sana, ia sempat dipercaya untuk menduduki posisi jabatan nomor satu di Polres Ngada, yakni sebagai Kapolres Ngada.
Fajar Widyadharma menjabat sebagai Kapolres Ngada sejak Juni 2024 hingga Februari 2025.
Karier cemerlang Fajar sebagai Kapolres Ngada sirna setelah ia terlibat dalam kasus tindakan asusila hingga penyalahgunaan narkoba.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman adalah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/AKBP-Fajar-Widyadharma-Lukman-123.jpg)