Gegara Antre BBM SPBU, Pemobil Tembak Mati Sopir Angkot di Banyuasin Sumsel
Sopir angkot tewas ditembak pengendara mobil usai cekcok di SPBU Banyuasin. Pelaku ditangkap dalam 12 jam.
TRIBUNNEWS.COM - Pengendara mobil menembak mati sopir angkutan desa di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Diduga peristiwa penembakan itu berawal dari cek cok antara sopir angkutan desa dan pemobil.
Peristiwa itu terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) pada Selasa (21/10/2025).
Informasi itu dibenarkan Kapolres Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo.
“Benar,” kata dia, singkat pada Rabu (22/10/2025).
Menurut dia, pelaku sudah diamankan kurang dari 12 jam setelah kejadian.
“Pelaku sudah diamankan,” kata dia.
Rencananya, pada Rabu siang akan digelar jumpa pers pengungkapan kasus penembakan tersebut. Polisi akan mengumumkan soal peristiwa.
Hingga kini belum diketahui motif dan kronologi penembakan tersebut.
Seperti dilansir dari Tribun Sumsel, peristiwa ini berawal karena korban dan pelaku yang merupakan pengendara mobil Toyota Innova Reborn terlibat cek-cok antrean di SPBU.
Korban tewas di tembak tepat di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, tepatnya di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III, Sumatera Selatan.
Seperti dilihat dari postingan pemilik akun media sosial Facebook @Hadi Swarman yang dilihat, Rabu (22/10/2025), awalnya korban dan pelaku terlibat cek-cok di SPBU Limau, Sembawa.
Penumpang angkot, petugas SPBU dan warga sekitar hanya bisa menyaksikan keributan ini.
Rupanya keributan terus berlanjut sampai keduanya masing-masing berkendara dan berheti di pinggir jalan kawasan Tanjung Agung.
Nampak antara korban dan pelaku penembakan sempat terlibat adu fisik di pinggir jalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pistol-112.jpg)