Rumahnya Tertimbun Longsor di Trenggalek, Pasutri Tewas, 2 Korban Masih Hilang
Pasangan suami istri meninggal setelah rumahnya di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tertimbun longsor.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, TRENGGALEK - Pasangan suami istri, Sarip (60) dan istrinya, Welas (53) ditemukan sudah tak bernyawa, Sabtu (1/11/2025) malam.
Pasangan suami istri meninggal setelah rumahnya di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tertimbun longsor.
Baca juga: Lansia 78 Tahun Selamat dari Longsor di Sukabumi, Warga Sempat Mengira Tertimbun Tanah
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek.
Putra mereka, Wijianto (30), ditemukan selamat meski menderita sejumlah luka-luka.
Wijianto telah dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan.
Sementara dua anggota keluarga lainnya Fajar Puji Wibowo (19) dan Rohman (15) dinyatakan hilang.
"Untuk dua korban yang belum ditemukan, proses pencarian dilanjutkan hari ini mulai pukul 07.00 WIB karena kondisi malam hari sangat berbahaya dan berpotensi terjadi longsor susulan," ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki.
Material longsoran juga menutup akses jalan dan belum dapat dibersihkan karena menunggu alat berat tiba di lokasi.
Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 250 juta.
AKBP Ridwan Maliki mengatakan bencana longsor terjadi setelah Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek diguyur hujan deras pada Sabtu (1/11/2025) malam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Dusun Soko dan Dusun Banaran, Desa Depok.
Material longsoran dengan lebar sekitar 5 x 15 meter menutup jalur utama desa, sementara longsoran lainnya menimpa rumah milik Sarip, seorang petani setempat.
Ia menyebut personel kepolisian langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan bersama petugas gabungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Longsor-Trenggalek-Pasutri-Tewas.jpg)