Warga Kaligawe Heran Banjir Berhari-Hari Surut saat Kunjungan Gibran: Pompanya Nyala
Banjir Kaligawe surut saat kunjungan Wapres Gibran, warga sebut pompa air baru menyala saat pejabat datang.
Hilal juga menyindir kebiasaan penataan lokasi jelang kunjungan pejabat.
“Biasanya kalau pejabat pusat mau ke daerah, dicarikan tempat yang kering, jalan yang mulus. Padahal biar tahu bagaimana rasanya rakyat tiap hari lewat genangan kayak gini,” ujarnya.
Sementara itu, di sekitar kawasan Terboyo hingga arah Sayung Demak, beberapa kendaraan besar seperti truk dan trailer mulai bisa melintas perlahan.
Pengendara motor masih berhati-hati karena sebagian jalan masih licin dan berlubang akibat genangan yang baru surut.
Warga berharap, penanganan banjir Kaligawe dan sekitarnya tak hanya bersifat sementara atau sekadar bersih-bersih jelang kunjungan pejabat.
“Harapannya, jangan cuma kalau ada pejabat saja baru pompa jalan. Semua warga pengin bisa beraktivitas normal lagi,” tutur Hilal.
Baca juga: Brebet Massal di Jatim, Bekel di Malang dan Gresik Banjir Orderan, Ada Pasien Motor Baru
Situasi Terkini Banjir di Kaligawe
Berdasarkan pemantauan pada Minggu (2/11/2025), di sejumlah titik genangan air yang sebelumnya mencapai 60 sentimeter kini sudah berangsur kering.
Kawasan terowongan tol hingga depan Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang sudah tampak kering.
Bersamaan dengan keringnya air, terlihat seribu lubang yang menganga di sepanjang jalan itu.
Namun di depan RSI Sultan Agung masih terlihat genangan air setinggi lutut orang dewasa, sekira 40 sentimeter.
Beberapa pompa portabel terlihat dioperasikan untuk mempercepat proses penyurutan air.
Terkini Ketinggian Air 20-40 Cm
Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi memastikan kondisi banjir di kawasan itu kini berangsur surut.
Genangan yang sebelumnya menutup akses di jalur Pantura kini hanya tersisa di beberapa titik kecil.
“Siang ini Alhamdulillah, cuacanya cerah, air sudah surut, tinggal sisa di sekitar depan RSI Sultan Agung."
"Tingginya antara 20 sampai 40 sentimeter, tapi ke arah jalan utama sudah kering dan bisa dilalui,” kata AKBP Yunaldi, Minggu (2/11/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Warga-heran-banjir-Kaligawe-surut-saat-Gibran-datang-pompa-air-mendadak-menyala-di-lokasi.jpg)