Polisi Amankan 20 Remaja Usai Dua Gadis di Kendari Saling Pukul
Dua remaja putri di Kendari berkelahi karena rebutan pria. Polisi mengamankan 20 remaja lain di lokasi dan mengimbau orangtua lebih mengawasi anak
Dalam tayangan video amatir memperlihatkan adegan baku hantam.
Perkelahian dimulai antara perempuan mengenakan kaos putih berkerah lengan pendek dengan yang berkaos merah lengan panjang.
Keduanya bergumul di semak-semak dengan saling jambak dan pukul.
Berikutnya perempuan berkaos putih tadi menghadapi perempuan yang mengenakan kaos hijau lumut lengan panjang.
Perempuan berkemeja putih itu dihempaskan ke lantai semen dekat sepeda motor.
Baca juga: Kader PPP Baku Hantam di Area Muktamar Ancol, Saling Pukul Hingga Kursi Melayang
Perkelahian dua lawan satu bergiliran itu disaksikan beberapa remaja perempuan lain di lokasi.
Mereka berteriak memberi semangat jagoannya.
Kasus perkelahian tersebut pun berujung dengan adanya laporan polisi.
Polisi mengungkap bila perkelahian tersebut dipicu salah paham.
"Dari laporannya ada salah paham," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kampar, AKP Gian Wiatma Jonimandala saat itu.
Gian menyoroti peran orangtua dan pihak sekolah dalam kasus perkelahian siswi.
Ia menilai, perkelahian dua siswi menunjukkan kurangnya pengawasan dari orangtua, dan guru.
"Kita berharap, kepada orangtua maupun guru agar lebih mengawasi anak-anak. Karena ini kenakalan remaja, jadi peran orangtua dan guru serta warga setempat sangat diperlukan. Mereka masih anak-anak di bawah umur yang harus diawasi," kata Gian. (Tribun Sultra/Sugi Hartono)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsSultra.com dengan judul Dipicu Asmara, Dua Remaja Putri di Kendari Saling Pukul hingga Terluka, Puluhan Orang Diciduk Polisi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DUEL2222222.jpg)