Jumat, 17 April 2026

Mahasiswa Unnes Wafat di Kos dengan Senyum Tenang, Keluarga Beri Klarifikasi Lengkap

Seorang mahasiswa Unnes, ditemukan meninggal di dalam kamar kosnya di Kecamatan Gunungpati.

|
Polsek Gunungpati
PENYELIDIKAN - Tim Polsek Gunung Pati dan Puskesmas Gunung Pati melakukan identifikasi terhadap mahasiswa Unnes Semarang yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Rabu, (12/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang mahasiwa Unnes ditemukan meninggal di dalam kosnya pada pagi hari.
  • Polisi menduga korban meninggal karena sakit lantaran tidak ditemukan tanda kekerasan.
  • Jasad korban kemudian dibawa ke RS Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh tim Inafis.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), ditemukan meninggal di dalam kamar kosnya, Rabu pagi, (12/11/2025).

Korban yang menempati rumah kos di Jalan Gang Pete Selatan, Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, itu adalah mahasiswa S-1 Fakultas Teknik Sipil angkatan 2024.

Menurut hasil pemeriksaan UPT Puskesmas Gunung Pati, korban diduga meninggal karena sakit.

Sementara itu, Kepala SPKT Polsek Gunungpati Aiptu Sih Muladi menyebut tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kalau keterangan awal dari dokter Puskesmas, meninggal karena penyakit. Dimungkinkan karena sakit asam lambung. Kemudian ditemukan jam delapan pagi, atau dua jam setelah meninggal," ucap Muladi dikutip dari Tribun Jateng.

"Tidak ada tanda kekerasan pada korban. Dimungkinkan asam lambung," kata dia.

Muladi berkata meski tidak ada tanda kekerasan pada korban, pihak keluarga korban tetap meminta mahasiswa itu divisum.

Sekarang jasad korban berada di Rumah Sakit Dr. Kariadi. Tim Inafis Polrestabes Kota Semarang akan menanganinya lebih lanjut.

"Dari Polsek sudah selesai, sekarang kami serahkan ke Inafis Polrestabes," katanya.

Penjelasan Orangtua Korban

Sementara itu, tim redaksi menerima penjelasan dari orangtua korban, berikut isi lengkapnya:

"Alhamdulillah, pihak redaksi telah menemui kami secara langsung untuk mengonfirmasi informasi terkait meninggalnya anak kami. Pada kesempatan tersebut, kami menyampaikan bahwa anak kami tidak memiliki riwayat sakit apa pun sebagaimana sebelumnya tertulis dalam pemberitaan.

Pada Selasa malam, 10 November 2025, sekitar pukul 20.00–21.00, Ananda masih berkomunikasi dengan kedua orang tuanya melalui video call dalam keadaan sehat tanpa keluhan apa pun. Saat itu ia ditemani teman-temannya yang sedang bersilaturahmi dan melakukan praktikum memasak (Prodi Tata Boga).

Setelah VC dengan ortunya, Ananda masih bercengkerama dengan teman-temannya.

Menjelang pukul 23.00, Ananda beristirahat dan tidur lebih awal dibandingkan teman-temannya. Ia sempat berpesan kepada teman sekamarnya agar dibangunkan pukul 08.00 pagi, karena biasanya Ananda jika kondisi capek selesai sholat Subuh tidur lagi, khawatir telat kuliah maka Ananda berpesan kepada temannya yang beda kamar. 

Sekitar pukul 02.30, sahabatnya, yang tidur sekamar dengannya, masih melihat Ananda tertidur nyenyak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved