Pria di Kolaka Sultra Ngaku Tembak Tiang, Senapan Angin yang Dibawanya Tewaskan R
Kepada polisi C mengaku dia hanya menembak tiang dengan senapan angin. Namun ternyata tembakan itu mengenai korban R hingga tewas.
Ringkasan Berita:
- Pria berinisial C, warga Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara diamankan polisi tanpa perlawanan.
- C diduga menembak R (23) hingga korban tewas.
- Pelaku C telah diamankan beserta barang bukti senapan angin.
TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Pria berinisial C, warga Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diamankan polisi tanpa perlawanan.
C diduga menembak R (23) hingga korban meninggal dunia.
Kepada polisi, C mengaku dia hanya menembak tiang dengan senapan angin.
Namun ternyata tembakan itu mengenai korban R hingga meregang nyawa.
Baca juga: Sosok Pelaku Penembakan Pengacara di Tanah Abang, Senpi Diperoleh dari Warga Timor Leste
Senapan angin adalah jenis senjata yang memanfaatkan tekanan udara atau gas (biasanya udara terkompresi) untuk mendorong proyektil seperti peluru mimis (BB/pellet) keluar dari laras.
Berbeda dengan senjata api yang menggunakan bahan peledak (mesiu), senapan angin bekerja tanpa pembakaran, sehingga lebih senyap, minim recoil, dan lebih aman selama digunakan dengan benar.
Kapolres Kolaka Timur, AKBP Tinton Yudha Riambodo menjelaskan peristiwa itu terjadi di Desa Lara, Kecamatan Tirawuta, Koltim, Sultra, Sabtu (15/11/2025) sore.
Saat itu pelaku C yang tengah membawa senapan angin berpapasan dengan korban R dalam perjalanan pulang menggembala bebek.
Entah apa sebabnya keduanya terlibat adu mulut.
Hingga tiba-tiba korban R mengeluarkan sebilah parang.
Karena merasa jiwanya terancam, pelaku C menggunakan senapan angin yang dibawanya.
"Saat korban berbalik, pelaku mengaku menembak tiang. Namun proyektil justru mengenai punggung korban," terang Kapolres AKBP Tinton Yudha Riambodo, Minggu (16/11/2025).
Baca juga: Adu Mulut di Jalan Desa Berakhir Fatal, Pemuda Kolaka Timur Tewas Ditembak
Korban R tersungkur akibat luka tembak dan dilaporkan meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pelaku-Penembakan-di-Koltim-Sultra.jpg)