Banjir Bandang di Sumatera
Warga Aceh Utara Tewas Tersengat Listrik Saat Evakuasi Ayam di Tengah Banjir
Banjir Aceh Utara menelan korban jiwa. Muzammil (30) tewas tersengat listrik saat selamatkan ayam peliharaan.
Ringkasan Berita:
- Korban Muzammil (30) meninggal dunia tersengat listrik saat menyelamatkan ayam di rumahnya yang terendam banjir.
- Peristiwa terjadi Selasa malam (25/11/2025) di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.
- Banjir besar melanda 8 kecamatan sejak pertengahan November, ribuan warga terpaksa mengungsi.
- Pemerintah daerah mengingatkan bahaya listrik saat banjir, warga diminta memutus aliran listrik bila air masuk rumah.
- Status siaga darurat banjir ditetapkan hingga Januari 2026
TRIBUNNEWS.COM - Seorang warga di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Aceh meninggal dunia setelah tersengat listrik saat berusaha menyelamatkan ayam peliharaannya di tengah banjir yang merendam rumahnya, Selasa (25/11/2025) malam.
Korban bernama Muzammil (30) dinyatakan tewas setelah sempat dibawa ke puskesmas, dan peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya listrik saat banjir.
Banjir di Aceh Utara
Banjir besar melanda Aceh Utara sejak pertengahan November 2025, merendam sejumlah kecamatan, menelan korban jiwa, dan memaksa ribuan warga mengungsi.
Sejak 19–25 November 2025, hujan deras terus mengguyur Aceh Utara hingga menyebabkan 8 kecamatan terendam banjir: Seunuddon, Tanah Jambo Aye, Baktya Barat, Langkahan, Samudera, Syamtalira Aron, Lapang, dan Muara Batu.
Tanggul sungai jebol di beberapa titik, termasuk Krueng Peuto dan Krueng Kumbang di Lhoksukon, membuat debit air meningkat cepat dan memperparah banjir.
Ribuan warga mengungsi ke lokasi aman setelah rumah mereka terendam. Arus lalu lintas terganggu, termasuk ruas jalan Banda Aceh–Medan dan halaman Mapolsek Lhoksukon yang ikut terendam.
Warga Aceh Utara Tewas Tersengat Listrik
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 25 November 2025 sekitar pukul 23.00 WIB di rumah korban.
Saat itu korban hendak menyelamatkan ayamnya karena rumah korban terendam banjir.
Namun, korban menyentuh tiang listrik besi yang sudah basah karena diguyur hujan deras.
Informasi ini disampaikan tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir.
Dalam keterangannya disebutkan bahwa korban tersengat aliran listrik saat mencoba mengamankan ayam miliknya dari genangan banjir yang terus meningkat.
Petugas UGD bersama sopir ambulans dari Puskesmas Matangkuli segera menjemput korban dan membawanya ke UGD Klinik Mandiri.
“Namun, setibanya korban di puskesmas dinyatakan telah meninggal dunia oleh petugas medis,” ujar Muntasir.
Jenazah korban kemudian dibawa dan disemayamkan di Gampong Punti Pulo Agam, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.
Pemerintah daerah kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya listrik selama banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-banjir-samarinda_20170520_084630.jpg)