Sabtu, 25 April 2026

Berita Viral

Ramai-ramai Warga Mundur Jadi Penerima Bansos usai Dilabeli Keluarga Miskin, Ada Mulyono di Bogor

Ramai-ramai warga mundur jadi penerima bansos karena tak mau ditempeli stiker keluarga miskin. Terjadi di Bengkulu, Jateng, dan Jabar.

Editor: Nuryanti
Tangkapan layar video dok Dinsos Kabupaten Bogor (Kompas.com/Putra Ramadhani Kontributor Bogor)
PENERIMA BANSOS - Petugas menempelkan stiker keluarga miskin penerima bansos salah satu rumah warga di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor. Petugas menemukan warga yang punya rumah besar dan mobil masih terdaftar sebagai penerima manfaat. Selain Bogor, ada Bengkulu dan Jawa Tengah yang warganya ramai-ramai mundur jadi penerima bansos. 

Ringkasan Berita:
  • Ramai-ramai warga mundur jadi penerima bantuan sosial (bansos).
  • Mereka mundur setelah rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.
  • Peristiwa itu terjadi di Bengkulu, Jawa Tengah, dan terbaru di Bogor, Jawa Barat.

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa waktu belakangan, ramai-ramai warga mundur jadi penerima bantuan sosial (bansos).

Mereka mundur menjadi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos setelah rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin.

Peristiwa itu terjadi di sejumlah daerah, di antaranya Bengkulu, Jawa Tengah, dan terbaru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, tidak mempermasalahkan penerima bansos yang mengundurkan diri akibat rumahnya ditempeli keluarga miskin.

Ia menjelaskan, penempelan stiker itu merupakan inisiatif pemerintah daerah, bukan pusat.

Gus Ipul menilai, kebijakan itu membawa dampak positif karena membantu pemerintah memastikan ketepatan sasaran penyaluran bansos.

Selain itu, juga mendorong tumbuhnya kesadaran publik terhadap pentingnya data penerima bantuan yang lebih akurat.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews, berikut sejumlah daerah yang warganya mundur dari penerima bansos:

Bengkulu

Warga di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, ramai-ramai mundur dari KPM bansos.

Langkah itu diambil ratusan warga setelah Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang menggelar pemasangan stiker keluarga miskin di rumah warga penerima bansos.

Baca juga: Alasan Rumah Penerima Bansos di Bengkulu Dipasang Stiker Keluarga Miskin, DPRD Minta Sosialisasi

Stiker itu dipasang di rumah penerima bansos yang dinilai layak, memiliki kendaraan mobil atau motor mahal.

Program pemasangan stiker itu dilakukan sejak Senin (20/10/2025) dan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapahiang, Helmi Johan.

Satu di antara rumah warga penerima manfaat bansos di Kelurahan Padang Lekat, huniannya tampak besar dan terdapat garasi.

Di dalam garasi itu terparkir sebuah mobil berwarna hitam.

Kepada pemilik rumah, Helmi mengatakan, pihaknya akan menempel stiker keluarga miskin di depan rumah.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved