Rabu, 13 Mei 2026

Berita Viral

Awal Mula Kasus Pelecehan via Grup Chat di FH UI Mencuat: Pelaku Minta Maaf ke Grup Angkatan

Kasus pelecehan seksual di FH UI mencuat setelah para terduga pelaku meminta maaf ke grup angkatan. Lalu, chat mereka pun viral

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menyebut mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual melalui grup chat bermula ketika para terduga pelaku tiba-tiba meminta maaf di grup angkatan.
  • Lalu, viral lah tangkapan layar terkait grup chat yang memperlihatkan percakapan mereka yang menjurus ke pelecehan seksual.
  • Dimas menambahkan total terduga pelaku sejumlah 16 mahasiswa dan disebut ada yang merupakan petinggi organisasi kemahasiswaan di FH UI.

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI), Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, membeberkan awal mula kasus dugaan pelecehan melalui grup chat bisa viral di media sosial. 

Sebagai informasi, viralnya kasus ini bermula dari unggahan akun X, @sampahfhui, pada Minggu (12/4/2026).

Dalam unggahan itu, tampak tangkapan layar yang berisi percakapan beberapa orang yang diduga mengadung unsur pelecehan seksual.

Bahkan, akun tersebut menyebut bahwa ada terduga pelaku yang merupakan petinggi dari organisasi kemahasiswaan di FH UI.

"Sakit banget liat ada grup chat anak FH UI yang tiap hari isinya ngelecehin dan objektifikasi perempuan. Lebih parahnya lagi, banyak anggotanya petinggi organisasi fakultas, ketua angkatan, bahkan ada yang lagi nyalon jadi ketua pelaksana ospek," tulis akun tersebut dikutip pada Senin (13/4/2026).

Kembali lagi ke pernyataan Dimas, dia mengatakan kasus ini tidak serta merta langsung viral di media sosial.

Baca juga: FH UI Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual yang Libatkan Mahasiswa lewat Grup Chat

Namun, sambungnya, dimulai ketika para terduga pelaku meminta maaf kepada grup angkatan mahasiswa.

"Terkait dengan awal mula kasus ini adalah dari permohonan maaf para pelaku di grup angkatan. Setelah itu terdapat chat-chat para pelaku yang merupakan tindakan kekerasan seksual yang di-upload ke X," katanya ketika dihubungi.

Hanya saja, ketika ditanya terkait sosok penyebar tangkapan layar chat tersebut, Dimas enggan untuk mengungkapnya.

Dia mengatakan hal tersebut dilakukannya demi melindungi kepentingan para pihak.

Namun, ia menegaskan pihak yang menyebarkan bukanlah para terduga pelaku.

"Saya belum bisa konfirmasi dan untuk melindungi kepentingan para pihak juga saya tidak dapat memberitahukan siapa yang menyebarkan. Tapi yang pasti bukan pelaku," katanya.

Dia menuturkan total ada 16 terduga pelaku dalam kasus dugaan pelecehan seksual ini.

Dimas juga membenarkan bahwa ada terduga pelaku yang merupakan petinggi dari organisasi kemahasiswaan di FH UI.

Namun, saat ini mereka telah diberhentikan dari jabatannya buntut kasus ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved