Nasib Malang Mahasiswi di Bandung dan Jambi Ungkap Rapuhnya Perlindungan Generasi Muda
Kasus mahasiswi di Bandung dan Jambi soroti rapuhnya perlindungan generasi muda di ruang publik Indonesia.
DMS dipaksa menandatangani kertas kosong bermeterai setelah mendapat intimidasi. DS menuduh DMS menyebarkan fitnah, lalu menampar, menjambak, dan membenturkan kepala korban ke dinding. Sementara itu, tiga pelaku lainnya, yaitu DU, DD dan DR ikut menyerang, menjambak, mendorong, serta menampar korban.
Kondisi korban berinisial DMS mengalami luka di pipi dan kelopak mata, berusaha mencari ruang aman. Kasus kini ditangani polisi, dan kelima pelaku akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan hukum.
Kasus dugaan pungli terhadap mahasiswi di Bandung dan penganiayaan brutal terhadap mahasiswi di Jambi menunjukkan bahwa kerentanan mahasiswa sebagai kelompok muda di ruang publik masih tinggi di Indonesia.
Dua peristiwa berbeda ini memperlihatkan pola yang sama, di mana mahasiswa perempuan menjadi target kejahatan, baik oleh oknum aparat maupun sesama masyarakat.
Fenomena ini menegaskan perlunya:
- Pengawasan ketat terhadap aparat penegak hukum agar tidak menyalahgunakan kewenangan dan merusak kepercayaan publik.
- Perlindungan kampus dan lingkungan mahasiswa melalui sistem keamanan, edukasi, serta mekanisme pelaporan yang responsif.
- Literasi keamanan digital dan sosial untuk mencegah mahasiswa menjadi korban intimidasi, fitnah, atau kekerasan berbasis gender.
- Kebijakan nasional yang lebih tegas dalam menangani kasus kekerasan terhadap mahasiswa, sehingga tidak dianggap sekadar insiden lokal.
Kasus di Bandung dan Jambi hanyalah dua contoh dari rentetan peristiwa yang menyoroti rapuhnya perlindungan mahasiswa di Indonesia.
Jika tidak ditangani secara serius, hal ini berpotensi menurunkan rasa aman generasi muda di ruang publik dan melemahkan kepercayaan terhadap institusi hukum maupun pendidikan.
BERITA TERKAIT
Baca juga: Geger Mayat Wanita di Bangku Trotoar Jatinegara, Polisi: Tidak Ditemukan Tanda Penganiayaan
Baca juga: Pelaku Penganiayaan Bersenjata Tajam di Dekat Plaza Atrium Senen Jakarta Pusat Ditangkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-penganiayaan-56.jpg)