Pelatih Valencia Femenino B Tenggelam
Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Anak Pelatih Valencia Dinyatakan Hilang, Tim SAR Tabur Bunga
Basarnas resmi menutup operasi pencarian satu orang warga negara Spanyol korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat (9/1/2026).
Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut, kemudian memberikan penaburan bunga di lokasi tenggelamnya Kapal Putri Sakinah sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan.
Satu persatu Tim Sar Gabungan menabur bunga ke perairan Selat Padar sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum ditemukan.
"Dan sebagai penghormatan terakhir, kami semua memberikan penaburan bunga sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum sempat ditemukan, agar diterima di sisi Tuhan, " Kata Samuel Halundaka/ Asisten Tiga Plt. Kalak BPBD Provinsi NTT yang ikut dalam pencarian tersebut.
Pada Kamis 8 Januari 2026, pihak keluarga korban kapal tenggelam juga melakukan tabur bunga di sekitar lokasi tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah.
Upaya pencarian dilakukan tim SAR gabungan secara maksimal sejak hari pertama.
Pada pencarian hari keempat, Senin (29/12/2025) pukul 06.05 Wita ditemukan satu jenazah perempuan, anak dari Martin Carreras Fernando, pelatih Valencia.
Korban ditemukan di perairan utara Pulau Serai, Labuan Bajo.
Upaya pencarian dilanjutkan hingga hari ketujuh atau batas akhir proses pencarian.
Karena tiga korban lainnya belum ditemukan, Basarnas memperpanjang proses pencarian selama tiga hari hingga Minggu (4/1/2026).
Di hari pertama perpanjangan itu, Minggu tim kembali menemukan satu jenazah, yakni Fernando, pelatih Valencia.
Jenazahnya ditemukan di perairan antara Pulau Serai dan Pulau Rinca.
"Dengan ditemukannya korban ini, di dalam aturan undang-undang kalau operasi dinyatakan ditutup, kami belum menutup operasi. Ditemukannya saat operasi ini maka operasi kembali kita buka," kata Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman dalam konferensi pers di Labuan Bajo, Minggu (4/1/2026).
Fathur mengatakan waktu perpanjangan pencarian ditambah tiga hari lagi hingga Rabu (7/1/2026).
"Kembali kita perpanjang menurut hasil pencarian diperpanjang tiga hari kedepan," ujarnya.
Selasa (6/1/2026) atau pada hari ke-12 pencarian, tim kembali menemukan satu korban lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/OPERASI-SAR-kapal-tenggelam-labuan-bajo-ditutup-di-hari-ke-15.jpg)