Pelatih Valencia Femenino B Tenggelam
Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Anak Pelatih Valencia Dinyatakan Hilang, Tim SAR Tabur Bunga
Basarnas resmi menutup operasi pencarian satu orang warga negara Spanyol korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat (9/1/2026).
Informasi awal penemuan jenazah ini diterima dari warga setempat.
Jenazah ditemukan di pinggir perairan utara Pulau Serai pada koordinat 8° 37’ 30.78” LS – 119° 36’ 52.398” BT, dengan jarak sekitar 0,52 nautical mile dari lokasi kejadian.
Tim SAR Gabungan kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Pos SAR Manggarai Barat untuk melakukan evakuasi korban menuju Labuan Bajo.
Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada pukul 07.30 WITA. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Komodo menggunakan ambulans KPP Labuan Bajo.
Hari ke-10 Minggu (4/1/2026) Ditemukan Jenazah Pelatih Valencia
Di hari kesepuluh pencarian, Minggu (4/1/2026) tim kembali menemukan jenazah korban tenggelamnya KM Putri Sakinah.
Jenazah korban ditemukan oleh KPC XX-II 2027 Dirpolairud Polda NTT, sekitar pukul 08.46 Wita di Selat Padar.
Jenazah mengenakan celana berwarna oranye itu teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepakbola wanita Valencia CF.
Jenazah ditemukan tim pada pukul 08.47 Wita di Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo.
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengatakan dari pendamping keluarga juga sudah memastikan jika jenazah tersebut merupakan jasad Fernando.
Hari Ke-12 Ditemukan Lagi Jenazah Anak Fernando
Jenazah anak Fernando lainnya ditemukan pada hari ke-12 pencarian, Selasa (6/1/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 Wita setelah Tim SAR menerima informasi dari nelayan setempat yang menemukan bangkai kapal KM Putri Sakinah.
Nelayan melaporkan adanya bangkai kapal KM Putri Sakinah dan di dalamnya terdapat satu orang korban dalam keadaan meninggal dunia.
Mayat yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan potongan tangan.
Korban ditemukan terjebak di bangkai kapal di Loh Pede, Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Korban ditemukan pada koordinat 08°36'35,139" LS dan 119°40'36,826" BT, dengan jarak sekitar 7,48 nautical mile dari lokasi awal kapal tenggelam.
Bangkai kapal tersebut dalam keadaan terbalik ke sebelah kanan. Di atas permukaan laut terlihat papan berwarna putih.
Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa 250 untuk mengevakuasi jenazah korban menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
(tribun network/thf/PosKupang.com)
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Operasi Tim SAR Gabungan Resmi Ditutup, Satu Warga Negara Spanyol Dinyatakan Hilang,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/OPERASI-SAR-kapal-tenggelam-labuan-bajo-ditutup-di-hari-ke-15.jpg)