Senin, 25 Mei 2026

Pelatih Valencia Femenino B Tenggelam

Operasi Pencarian Resmi Ditutup, Anak Pelatih Valencia Dinyatakan Hilang, Tim SAR Tabur Bunga

Basarnas resmi menutup operasi pencarian satu orang warga negara Spanyol korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat (9/1/2026).

Tayang:
Pos Kupang/POS-KUPANG.COM/HO-BASARNAS MAUMERE
OPERASI PENCARIAN DITUTUP - Basarnas resmi menutup operasi pencarian satu orang warga negara Spanyol korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat (9/1/2026). Suasana upacara penutupan operasi pencarian terhadap satu orang warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah, Jumat 9 Januari 2026 sekitar pukul 14:20 Wita. Pencarian hari ke-14, Kamis 8 Januari 2026, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di laut dan pencarian di darat di hutan bakau Pulau Serai yang merupakan lokasi tempat korban pertama ditemukan. 

Ringkasan Berita:
  • Basarnas resmi menutup operasi pencarian satu orang warga negara Spanyol korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, NTT.
  • Operasi Tim SAR Gabungan ini resmi ditutup pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 14:20 Wita, tepat di hari ke-15 pencarian.
  • Tim SAR Gabungan kemudian memberikan penaburan bunga di lokasi tenggelamnya Kapal Putri Sakinah sebagai penghormatan terakhir kepada jenazah yang belum ditemukan. 
  • Satu jenazah yang belum ditemukan ialah anak dari pelatih Valencia

 

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Hari Jumat (9/1/2026) kemarin Basarnas resmi menutup operasi pencarian terhadap satu orang warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, NTT. 

"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 wita, Operasi Sar kita nyatakan ditutup" Kata Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman. 

Diketahui Jumat (9/1/2026) merupakan batas akhir proses pencarian korban anak pelatih Tim B perempuan klub sepak bola Los Che (Valencia CF), Martin Carreras Fernando.

Proses pencarian korban sudah diperpanjang sebanyak tiga kali lantaran masih ada satu lagi anak Fernando yang belum ditemukan.

Sebelumnya kapal wisata KM Putri Sakinah yang membawa 11 orang tenggelam di Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12/2025).

Sejak tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo pada 26 Desember 2025, terhitung sudah 15 hari, anak Fernando belum juga ditemukan.

Baca juga: Kronologi Penemuan Jasad dan Bagian Tubuh Anak Pelatih Valencia yang Terjebak di Kapal

Labuan Bajo terletak di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Labuan Bajo telah dinobatkan sebagai salah satu destinasi terbaik di Asia untuk tahun 2026 oleh Condé Nast Traveler. 

Kota pelabuhan ini merupakan gerbang utama menuju Taman Nasional Komodo, habitat asli komodo dan pusat keanekaragaman hayati laut yang mendunia.

Akibat kecelakaan itu, 4 penumpang warga negara Spanyol hilang.

Mereka adalah: Martin Carreras Fernando, pelatih Tim B Wanita klub sepak bola Los Che (Valencia CF) Martin Garcia Mateo (Laki–laki/anak Fernando) Martines Ortuno Maria Lia (Perempuan/anak Fernando) Martines Ortuno Enriquejavier (Laki–laki/anak Fernando)

Meski operasi pencarian ditutup, Basarnas tetap melaksanakan pemantauan terhadap satu orang warga negara Spanyol yang belum ditemukan.

"Terkait operasi pelaksanaan hari ke-15, tepatnya tadi pukul 14:20 wita, Operasi Sar kita nyatakan ditutup, tetapi kita tetap laksanakan yang namanya monitor, kita melaksanakan monitor terhadap satu yang belum ditemukan, di hari ke-15 operasi Sar kita tutup, di Basarnas ataupun di undang-undang, korban hilang adalah korban dari satu orang yang dinyatakan hilang," jelasnya. 

 

Tabur Bunga

Sesuai Minatmu
Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved