Jumat, 8 Mei 2026

Pedagang Es Gabus Dianiaya

Produsen Ungkap Proses Pembuatan Es Gabus Suderajat: Dijual Rp500 Per Buah, Tanpa Spons

Narsumi bantah es gabus Suderajat berbahan spons. Produksi pakai sagu aren, dijual Rp500, proses berjam-jam dan melelahkan.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi

Berdasarkan pantauan di lokasi, tempat produksi es gabus milik Narsumi berada di sebuah rumah kontrakan bercat biru tua.

Pagar rumah terbuka, dengan sejumlah peralatan produksi seperti baskom cetakan es plastik warna-warni, keranjang persegi bertumpuk, serta tas boks kosong di teras rumah.

Tidak tampak aktivitas produksi saat kunjungan dilakukan.

Hasil Lab: Aman Dikonsumsi

Kasus dugaan es gabus berbahan spons mencuat setelah laporan warga di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026). Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh dagangan Suderajat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyatakan hasil pemeriksaan Tim Dokkes Polda Metro Jaya memastikan seluruh sampel es gabus, es kue, agar-agar, dan cokelat meses aman dan layak dikonsumsi.

“Produk tersebut tidak mengandung zat berbahaya,” tegas Roby.

Untuk memastikan ketenangan publik, polisi juga mengirim sampel tambahan ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri. Hasil uji lanjutan masih menunggu proses.

Pengakuan Suderajat

Suderajat sebelumnya mengaku mengalami penganiayaan oleh oknum aparat usai dituduh menjual es gabus berbahan spons. Ia mengaku dipukul, ditendang, bahkan dipaksa memakan es dagangannya.

Meski demikian, Suderajat menyatakan telah memaafkan para oknum tersebut setelah aparat kepolisian dan TNI datang langsung meminta maaf. Ia juga menerima bantuan dan ganti rugi atas dagangan yang rusak.

“Sudah baikan, saya ikhlas,” kata Suderajat.

Peristiwa ini berakhir damai, sementara aparat terkait menyatakan akan melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved