Sabtu, 25 April 2026

Pratama Rotan Trangsan Tembus Pasar Dunia, Berawal dari Pengrajin Rotan Rumahan

Pratama Rotan, UMKM rotan di Desa Trangsan yang menembus pasar mancanegara. UMKM ini didirkan Budi Lestari yang merupakan pengrajin rotan rumahan.

Tribunnews.com/Yunita R
PEMILIK PRATAMA ROTAN - Foto Pungky Pratama, pemilik UMKM Pratama Rotan ketika ditemui Tribunnews.com di showroom rotannya di Desa Trangsan, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (13/2/2026). 

Setelah pandemi Covid-19 mulai mereda, pesanan furnitur rotan mulai tinggi, hingga omset Pratama Rotan pernah menyentuh Rp300 juta per bulan.

Selama masa pandemi, pasar internasional justru mendominasi daripada pasar lokal, mulai dari Australia, Spanyol, Belgia, Kanada hingga Finlandia.

Tak berselang lama, Perang Rusia-Ukraina yang dimulai pada tahun 2022 menjadi ujian baru bagi Pratama Rotan.

"Dari Rp 300 (juta) langsung Rp60 (juta), Rp90 (juta) (per bulan)," lanjutnya, mengenang masa sulit di awal perang tersebut.

Meski begitu, ia tetap menjaga relasi, dan hasilnya pada 2024–2026 Pratama Rotan berhasil mengirim sembilan kontainer ke Australia.

Pungky mengaku UMKM rotan miliknya mulai naik kembali, dengan laba kotor di kisaran Rp150-170 juta per bulan atau sekitar Rp2 miliar per tahun.

Produk yang kini paling diminati adalah headbed untuk mempercantik tempat tidur vila dan hotel.

"Akhir-akhir ini yang paling diminati headbed, buat belakang tempat tidur itu lho," katanya.

Proses produksi tetap mengandalkan sistem handmade atau masih dikerjakan secara manual oleh para pengrajin. 

"Pekerjanya spesifik di bidangnya masing-masing. Misal pekerja rangka, ya mengerjakan rangka saja. Terus kalau ngiket dan nganyam juga sama," jelasnya.

Kini Pratama Rotan memiliki 19 pekerja di bagian rangka, finishing, dan packing.

Ia berharap dapat memberikan lebih banyak lapangan pekerjaan bagi mereka yang berminat di industri furnitur rotan.

Selalu Menjaga Kualitas dan Kepercayaan Konsumen

Untuk menjaga kualitas, Pungky rutin melakukan quality control, bahkan ia juga memperhatikan penataan setiap furnitur yang ada di showroom rotannya agar terlihat rapi dan menarik.

"Misalnya kemarin ada kejadian kursinya patah, ya kita ganti yang baru, karena itu komitmen kita untuk menjaga kepercayaan," katanya.

"Saya sendiri menjaga itu (kepercayaan customer)," lanjutnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved