Senin, 27 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Mendagri: Pemerintahan Sumbar Sudah Normal, Sejumlah Daerah di Sumut dan Aceh Masih Perlu Atensi

Secara umum roda pemerintahan dan layanan dasar di sebagian besar daerah sudah kembali berjalan, sejumlah kabupaten/kota yang memerlukan perhatian

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Erik S
Tribunnews.com/Chaerul Umam
EVALUSAI PENANGANAN BENCANA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, memaparkan perkembangan terbaru indikator pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Hal itu disampaikannya dalam rapat evaluasi penanganan pascabencana Sumatera, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). 

Di Aceh Tengah, terdapat kantor desa yang rusak, klinik yang belum beroperasi penuh, jembatan yang perlu diperbaiki, serta fenomena tanah amblas yang sempat memutus jalan kabupaten.

“Di Aceh Tengah ada satu fenomena adanya tanah yang amblas di sana yang terus melebar kemarin memutus jalan kabupaten,” katanya.

Aceh Utara masih menghadapi persoalan pemerintahan desa, fasilitas pendidikan, serta jembatan yang terputus meski sudah difungsikan dengan jembatan darurat.

Sementara di Gayo Lues, masalah utama ada pada jalan desa. Untuk Aceh Tamiang, Tito menyebut pemerintahan sempat lumpuh akibat lumpur yang merendam puluhan kantor.

“Aceh Tamiang kemarin pemerintahannya betul-betul lumpuh karena lumpur di 47 kantornya dan sekarang sudah bersih dan sudah melakukan operasional meskipun belum sepenuhnya. Ini satu-satunya pemerintahan kabupaten yang belum beroperasional secara penuh,” tandasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved