Kamis, 11 Juni 2026

Pelajar Tewas di Maluku

Pelajar Dibunuh Brimob saat Ramadan, Tom Lembong Berduka: Terlalu Sedih, Terlalu Pilu

Mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong sangat sedih atas kematian pelajar yang dianiaya anggota Brimob di Maluku.

Tayang:
Penulis: Febri Prasetyo
Tribunnews.com
DUKACITA - Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong (kiri) dan anggota Brimob yang menganiaya pelajar di Maluku hingga tewas.Tom mengungkapkan dukacitanya atas kematian pelajar itu. 

Ringkasan Berita:
  • Tom Lembong berduka atas kematian AT, pelajar yang dianiaya anggota Brimob.
  • Menurut Tom Lembong, di Indonesia sedang terjadi kesewenang-wenangan.
  • Dia berharap aparat penegak hukum berkiblat kepada profesionalisme.

TRIBUNNEWS.COM – Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong mengungkapkan belasungkawanya atas kematian AT (14), pelajar di Kota Tual, Maluku, yang dianiaya oleh seorang anggota Brimob.

Lewat unggahan di akun Instagram miliknya, Minggu, (22/2/2026), Tom mengungkapkan kesedihannya yang mendalam. Tom mengunggah foto mendiang AT yang sedang tersenyum sembari mengenakan peci dan baju koko putih

“Terlalu sakit, terlalu pilu, memikirkan tragedi yang menimpa AT, murid usia 14 tahun yang dibunuh oleh seorang oknum Brimob,” kata Tom dalam keterangan unggahannya.

Sahabat mantan capres Anies Baswedan itu menilai di Indonesia sedang terjadi tren kesewenang-wenangan.

“Ibu-Bapak yang saya cintai, tren kesewenang-wenangan sudah mencapai sebuah titik di mana kita harus berkaca: kita ingin dikenal sebagai bangsa dengan budaya seperti apa? Apakah di mata Tuhan Allah dan di mata dunia, kita ingin dikenal dikenang sebagai masyarakat yang beringas dan liar?” tulis Tom.

Meski telah terjadi kekerasan yang melibatkan polisi, Tom mengaku tetap yakin bahwa sebagian besar aparat di tanah air adalah pribadi yang baik.

Namun, adanya kasus kekerasan oleh aparat menjadi peringatan keras bahwa profesionalisme harus dikembalikan dan menjadi kiblat bagi penegak hukum.

Tragedi yang menimpa AT mengingatkan Tom kepada masa-masa ketika dia ditahan dalam kasus korupsi impor gula. Tom mendapat vonis 4,5 tahun penjara, tetapi dia kemudian bebas setelah mendapat abolisi dari Presiden Prabowo Subianto.

“Kematian AT ini ekstra sedih bagi saya karena tujuh bulan lalu saya sangat terinspirasi diajarkan oleh sesama tahanan di penjara yang beragama Islam tentang makna ‘Tawakal’ di tengah perjuangan saya untuk mengungkap kebenaran dan mendapat keadilan,” ujarnya.

Tom mengaku heran karena kebrutalan anggota Brimob bisa muncul saat bulan Ramadan yang dikenal sebagai bulan suci.

“Tambah heran bahwa kelakuan oknum Brimob ini juga terjadi di bulan suci Ramadan dan di bulan suci pra-Paskah. Saya tidak bisa membayangkan trauma yang dirasakan keluarga AT. Innalilahi wa innailaihi roji’un,” ucap Tom.

Terakhir, Tom beserta keluarganya kembali mengungkapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia berharap keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi tragedi itu.

Baca juga: Pelajar Dianiaya Brimob, Penasihat Kapolri: Mengadang dengan Memukul Itu Namanya Membunuh

Ketika berita ini ditulis, unggahan Tom telah disukai lebih dari 86 ribu kali, dikomentari 2 ribu kali, dan dibagikan ulang lebih dari 7 ribu kali.

ABOLISI TOM LEMBONG - Menteri Perdagangan RI periode 2015-2016 Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong saat tiba di Gedung Komisi Yudisial RI (KY), Kramat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025).
ABOLISI TOM LEMBONG - Menteri Perdagangan RI periode 2015-2016 Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong saat tiba di Gedung Komisi Yudisial RI (KY), Kramat, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025). (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra)

Kronologi penganiayaan

Kepolisian Resor (Polres) Tual, Maluku, membeberkan kronologi dugaan penganiayaan oleh Bripda Masias Siahaya terhadap AT (14) dan NK (15). AT tewas setelah dianiaya, sedangkan NK mengalami patah tulang.

Kapolres Tual Whansi Des Asmoro menjelaskan peristiwa itu bermula saat Masias bersama anggota Brimob Batalyon C Pelopor menggelar patroli cipta kondisi di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara pada Kamis dini hari, (19/2/2026).

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved