Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Lombok Barat, Bima serta Banyumas: 1.500 Jiwa Lebih Terdampak
BNPB catat 1.500 lebih jiwa terdampak banjir dan cuaca ekstrem di Lombok Barat, Bima, dan Banyumas. Warga diminta waspada
"Petugas BPBD setempat telah membersihkan pohon dan ranting-ranting yang tumbang akibat angin kencang," lanjut dia.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi, untuk itu BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada.
Ia mengatakan peringatan dini cuaca masih terpantau di provinsi Nusa Tenggara Barat.
Perkembangan peringatan dini cuaca di Nusa Tenggara Barat pada Senin (23/2/2026) pukul 09.50 Wita, kata dia, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 10:00 Wita.
Abdul Muahari mengatakan situasi tersebut dapat berlangsung di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur dan Kota Mataram.
BNPB berharap masyarakat dapat melakukan aksi dini dalam merespons peringatan dini bahaya hidrometeorologi.
"Di samping upaya kesiapsiagaan di tingkat keluarga, jejaring komunikasi, seperti Whatsapp Group dan radio handheld transceiver yang dikelola BPBD hingga aparat kecamatan dan desa menjadi salah satu mekanisme efektif untuk penyampaian peringatan dini bahaya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/banjir222222122.jpg)