Lebaran 2026
Tol Cipali hingga Cisumdawu Siap Sambut Gelombang Pemudik Lebaran 2026
Peninjauan dilakukan di jalur tol dari KM 01 hingga KM 188 ruas Cikampek–Palimanan (Cipali), termasuk melintasi Tol Cisumdawu.
Ringkasan Berita:
- Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung di jalur tol Jawa Barat dalam rangka kesiapan keamanan dan kelancaran mudik lebaran 2026
- Peninjauan dilakukan di jalur tol dari KM 01 hingga KM 188 ruas Cikampek–Palimanan (Cipali), termasuk melintasi Tol Cisumdawu untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan
- Survei itu dilakukan guna memastikan kondisi jalan, kesiapan personel, serta manajemen lalu lintas berjalan optimal sebelum Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan
TRIBUNNEWS.COM, JABAR - Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho meninjau langsung di jalur tol Jawa Barat dalam rangka kesiapan keamanan dan kelancaran mudik lebaran 2026 pada Selasa (24/2/2026).
Peninjauan dilakukan di jalur tol dari KM 01 hingga KM 188 ruas Cikampek–Palimanan (Cipali), termasuk melintasi Tol Cisumdawu untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan serta titik-titik pengamanan yang akan digunakan saat periode mudik.
Baca juga: Kecelakaan di Tol Cipali Terjadi Lagi, Bus 65 Penumpang Tabrak Truk, 28 Orang Terluka
Ia mengatakan survei itu dilakukan guna memastikan kondisi jalan, kesiapan personel, serta manajemen lalu lintas berjalan optimal sebelum Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan.
"Kami melakukan survei dari KM 01 sampai KM 188 Cipali, termasuk melewati Tol Cisumdawu untuk memastikan kondisi jalan serta kesiapan titik pengamanan," kata Agus dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Baca juga: Kecelakaan di Tol Cipali Tewaskan Tiga Orang, Tambah Daftar Tabrakan Beruntun Setahun Terakhir
Selain itu, Agus juga mendengarkan paparan dari kesiapan dari Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat, Kasatlantas Polresta Bandung, Kasatlantas Polres Garut, serta Kasatlantas Polres Tasikmalaya di Pos Cileunyi terkait strategi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Jawa Barat.
Ia mengatakan selain kesiapan jalur serta sarana dan prasarana, fokus utama peninjauan yakni kesiapan check point kendaraan pemudik yang akan ditempatkan di Rest Area KM 81.
Check point ini nantinya berfungsi untuk memeriksa kelayakan kendaraan pemudik khususnya angkutan penumpang seperti bus dan travel agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pemeriksaan kendaraan akan dilakukan secara kolaboratif melibatkan Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Polri, hingga unsur kesehatan.
“Check point ini kolaborasi lintas sektor. Kendaraan yang mengangkut pemudik, khususnya bus, akan kita periksa secara menyeluruh sebagai langkah preventif keselamatan,” katanya.
Untuk informasi, Agus mengatakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik akan disusun melalui lima klaster pengamanan di antaranya pengelolaan jalan tol, pengamanan jalan arteri dan nasional, pengamanan penyeberangan serta simpul transportasi, pengamanan tempat ibadah, dan pengamanan jalur menuju destinasi wisata.
Ia mengatakan Mabes Polri juga telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu di berbagai titik strategis yang telah dipetakan oleh jajaran kewilayahan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik.
Agus menambahkan survei lapangan masih akan terus dilakukan dan akan ditutup dengan Tactical Floor Game sebagai simulasi pengamanan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian dan pengelola jalan tol, perbaikan infrastruktur yang masih berlangsung ditargetkan rampung paling lambat H-7 Lebaran, baik di ruas tol maupun jalan arteri.
“Kami memastikan jalan tol maupun arteri dalam kondisi siap dilalui pemudik. Ini komitmen bersama agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” ujarnya.
Baca juga: Penyebab Suzuki APV Kecelakaan di Tol Cipali, 3 Orang Tewas dan 2 Penumpang Luka-luka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tol-Cipali-libur-Nataru-2025-OK.jpg)