Anak Tewas Dianiaya Ibu Tiri
Pesan Terakhir Bocah yang Tewas di Tangan Ibu Tiri: Curhat Paru-paru Sakit
Kuasa hukum ibu kandung NS ungkap pesan terakhir ayah korban sebelum meninggal, jadi dasar laporan dugaan penelantaran.
Ringkasan Berita:
- Ibu tiri NS telah ditetapkan tersangka, kasus masih berkembang.
- Ibu kandung, Lisnawati, laporkan ayah korban atas dugaan penelantaran.
- Kuasa hukum ungkap SMS dua hari sebelum korban meninggal.
- Ayah disebut tak membawa korban ke RS meski sudah sakit.
- Polisi pastikan laporan dugaan penelantaran akan diproses profesional.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus kematian anak di Sukabumi, Jawa Barat, jadi perhatian publik.
NS (13) tewas setelah dianiaya ibu tirinya, TR (47) beberapa waktu lalu.
Kini, TR pun telah ditetapkan jadi tersangka oleh pihak kepolisian.
Tak hanya sampai di situ, ibu kandung NS, Lisnawati, melaporkan Anwar Satibi alias AS, ayah korban ke polisi.
Dasar dari laporan tersebut karena diduga ada penelantaran yang dilakukan oleh AS.
Laporan polisi tersebut dikonfirmasi oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Samian.
"Terkait dengan laporan ibu kandung terhadap suaminya atau pihak dari orang tuanya NS, itu terkait dengan penelantaran Pasal 76."
"Tentunya setiap laporan atau pengaduan dari masyarakat pasti kita akan tindak lanjuti dan tentunya akan bekerja secara profesional, kita akan independent, tidak ada tekanan apapun dan tidak ada kepentingan apapun," ujar Samian.
Di sisi lain, Krisna Murti selaku Kuasa Hukum ibu kandung korban mengatakan, ada dugaan penelantaran.
"Sekali lagi dari awal bahwa klien kami, seorang ibu yang kehilangan anaknya,"
"Artinya bahwa dia melapor sebagai korban yang telah kehilangan anaknya. Jadi patut diduga adanya kelalaian dan pembiaran di sini, maka klien kami menguasakan kepada kami untuk melaporkan saudara AS (ayah NS)," ujar Krisna.
Baca juga: Kepribadian Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Penganiayaan Anak, Pernah Dilaporkan Tahun 2024
Ia mengungkap adanya pesan singkat dari ayah korban, dua hari sebelum NS meninggal.
Pesan tersebut, ujar Krisna Murti, jadi titik krusial dugaan penelantaran.
"Kenapa kita anggap ini adalah kelalaian dan penelantaran? Karena ada SMS chat sebelum almarhum meninggal," lanjut Krisna, dikutip dari TribunJabar.id.
Dalam obrolan dengan bahasa Sunda tersebut, NS mengaku sudah merasa sakit di sekujur tubuhnya.