Raihan Mufazzar Rencanakan Bunuh Mahasiswi UIN Riau Sejak 2025, Korban Diselamatkan Satpam Kampus
Mahasiswi UIN Suska Riau, Farradhilla Ayu, dibacok saat menunggu sidang skripsi di kampus akibat motif sakit hati yang direncanakan sejak 2025.
Ringkasan Berita:
- Mahasiswi UIN Riau dibacok kekasihnya menggunakan senjata tajam saat menunggu sidang skripsi akibat motif sakit hati.
- Pelaku yang telah merencanakan pembunuhan sejak akhir 2025 berhasil ditangkap petugas keamanan kampus di lokasi kejadian.
- Kini pelaku terancam 17 tahun penjara, sementara korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembacokan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau mencoreng keamanan pendidikan di Indonesia.
Kampus tersebut berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Pembacokan dialami mahasiswi bernama Farradhilla Ayu Pramesti (23) saat menunggu sidang skripsi di sebuah ruangan di UIN Riau pada Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban sempat melawan dan lari ke lorong untuk menyelamatkan diri.
Petugas keamanan kampus dapat mengamankan pelaku sehingga korban dapat dievakuasi ke rumah sakit.
Pelaku bernama Raihan Mufazzar (21) mengaku sebagai pacar korban dan sakit hati cintanya dipermainkan.
Mereka sempat berada di satu posko Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah, mengatakan Raihan sudah merencanakan aksi pembunuhan sejak 2025.
"Pengakuan pelaku ada niat dari November 2025 untuk melakukan ini (pembunuhan). Namun baru dilaksanakan kemarin Kamis," bebernya.
Raihan membawa dua senjata tajam dari rumah ke sekolah yakni kapak serta parang.
Kapak sempat diasah sebelum digunakan untuk membacok korban.
Baca juga: Mahasiswi UIN Suska Riau Korban Pembacokan Sudah Sadar: Bagian Tubuh Ini Luka-luka
Akibat perbuatannya, pelaku terancam hukuman 17 tahun penjara.
"Kita tambahkan pasal perencanaan pembunuhan dan penganiayaan berat, ancaman hukuman 17 tahun," lanjutnya.
Hasil pemeriksaan urine tak menunjukkan pelaku mengkonsumsi narkoba.
"Nanti kita ajukan ke psikiater dulu untuk pemeriksaan kejiwaan," sambungnya.
Hingga kini, korban belum dapat diajak berkomunikasi dan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad.
Anggi bilang pihaknya juga menelusuri jejak digital tersangka yang berkaitan dengan kejadian ini.
"Tersangka ini memang berangkat dari rumahnya pagi itu, ada niat untuk membunuh korban," tegasnya.
Baca juga: Fakta-Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Nyaris Tewas Dibacok Mahasiswa gegara Cinta Ditolak
Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah, mengatakan pihak kampus akan memberikan bantuan pemulihan psikologis untuk korban.
“Pak WR III dan Dekan tadi mengantar langsung ke rumah sakit. Tentunya UIN Suska memberikan pendampingan penuh, termasuk bantuan pengobatan psikis dan pemulihan psikologis kepada korban,” jelasnya.
Kondisi korban sudah stabil secara perlahan dan dapat diajak berkomunikasi.
Seluruh biaya perawatan ditanggung pihak kampus.
Sebagian artikel telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Cinta Ditolak Kapak Bertindak! Pelaku Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau Berniat Membunuh
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunPekanbaru.com/Rizki)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.