Sabtu, 16 Mei 2026

Mahasiswa Undip Dianiaya

Mahasiswa Antropologi Sosial Undip Diduga Dianiaya 30 Rekannya, Kampus Bentuk Tim Kode Etik

Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi korban.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Erik S
Grid Oto/Aro
KASUS PENGANIAYAAN- Universitas Diponegoro (Undip) Semarang membentuk tim Etik memeriksa dugaan pengeroyokan yang dialami Arnendo, mahasiswa Antropologi Sosial FIB. 

Sebuah video yang diunggah Zainal Petir di media sosial (medsos) pada Rabu (4/3/2026), menampilkan kondisi korban.

PENGANIAYAAN - Zainal Petir mendampingi Arnendo, mahasiswa Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang disebut menjadi korban dugaan penganiayaan. Kasus tersebut ditangani Satreskrim Polrestabes Semarang. 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mahasiswa Undip Jadi Korban Penganiaan Sadis 30 Rekannya hingga Patah Hidung dan Trauma Berat, https://jateng.tribunnews.com/semarang/1245950/mahasiswa-undip-jadi-korban-penganiaan-sadis-30-rekannya-hingga-patah-hidung-dan-trauma-berat?page=all.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Vito
PENGANIAYAAN - Zainal Petir mendampingi Arnendo, mahasiswa Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, yang disebut menjadi korban dugaan penganiayaan. Kasus tersebut ditangani Satreskrim Polrestabes Semarang. Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mahasiswa Undip Jadi Korban Penganiaan Sadis 30 Rekannya hingga Patah Hidung dan Trauma Berat, https://jateng.tribunnews.com/semarang/1245950/mahasiswa-undip-jadi-korban-penganiaan-sadis-30-rekannya-hingga-patah-hidung-dan-trauma-berat?page=all. Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Vito (Tribun Jateng)

Dalam keterangan yang menyertai unggahan tersebut tertulis, 'Arnendo mahasiswa Antropologi Sosial FIB Undip dikeroyok dan dihajar 30 mahasiswa satu jurusan selama lima jam'.

Dalam video pembuka, tampak kondisi korban, Arnendo (20) di dalam ruang fasilitas medis dengan sejumlah luka lebam keunguan dan kemerahan di bagian bahu, punggung, serta wajah. 

Pada punggungnya terlihat guratan panjang, serta beberapa luka kecil yang dalam narasi video disebut diduga akibat sundutan rokok dan tusukan benda tajam.

Rekaman kemudian beralih ke sebuah ruangan di Sat Reskrim Polrestabes Semarang. Arnendo tampak menundukkan kepala, didampingi seorang pengacara, Zainal Abidin atau Zainal Petir yang mengenakan kemeja putih. 

Zainal menyampaikan, kronologi peristiwa disebut terjadi pada 15 November 2025. Menurut keterangan dalam video itu, Arnendo merupakan mahasiswa Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip. 

Ia diduga mengalami penganiayaan oleh sekitar 30 mahasiswa dari jurusan yang sama. Peristiwa itu disebut berlangsung sejak pukul 23.00 hingga sekitar 04.15, dan baru berhenti saat azan Subuh berkumandang.

Baca juga: Aniaya Junior Pakai Sikap Roket hingga Tewas, Oknum Polisi di Polda Sulsel Dipecat

"Arnendo diperlakukan seperti anjing sambil diketawain oleh para pelakunya,” kata Zainal, dalam keterangan di videonya.

Ia juga menyebut korban dipukuli, disundut rokok, disabet ikat pinggang, ditusuk jarum, hingga lehernya diikat. Selain itu, bagian sensitif korban diolesi cairan panas. 

Arnendo juga disebut mengalami patah tulang hidung dan gegar otak, serta trauma psikologis yang membuatnya tidak berani kembali mengikuti perkuliahan.

Zainal menyampaikan, laporan atas dugaan tindak pidana itu telah dibuat pada 16 November 2025 di Polrestabes Semarang.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Mahasiswa Undip Jadi Korban Penganiaan Sadis 30 Rekannya hingga Patah Hidung dan Trauma Berat

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved