Sabtu, 11 April 2026

Harga dan Pasokan Bahan Pangan di Bekasi Dinyatakan Aman Jelang Lebaran 

Asep Surya Atmaja mengatakan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sebagian komoditas bahan pokok mengalami kenaikan harga

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
CEK HARGA BAHAN PANGAN - Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja saat mengecek harga daging di pedagang daging di Pasar Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (05/03/2026). Stok kebutuhan pokok dan penting selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Bekasi dinyatakan cukup aman. 

 

Ringkasan Berita:
  • Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menyatakan, stok kebutuhan pokok dan penting selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Bekasi aman.
  • Sebagian komoditas bahan pokok naik harga dalam skala wajar karena naiknya pembelian oleh masyarakat.
  • Sejumlah komoditas yang naik harga antara lain cabai, gula, telur, serta daging dengan kenaikan harga signifikan terjadi pada cabai.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda melakukan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan penting (bapokting) selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah di Pasar Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (05/03/2026). 

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap tersedia serta harga di pasar tradisional masih dalam kondisi terkendali.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, sebagian komoditas bahan pokok mengalami kenaikan harga. Namun demikian, kondisi tersebut masih dalam batas wajar karena dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Baca juga: Mentan Amran: Pangan Aman 324 Hari ke Depan, Produksi Beras 2,6–5,7 Juta Ton per Bulan

“Setelah kita cek, ada beberapa barang yang naik karena kebutuhan masyarakat meningkat. Tapi sampai saat ini tidak ada barang yang langka, semuanya masih tersedia di pasar,” ujar Asep.

Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang naik harga antara lain cabai, gula, telur, serta daging. Komoditas tersebut merupakan kebutuhan yang paling banyak digunakan masyarakat sehingga permintaannya meningkat selama bulan Ramadan.

“Yang cukup signifikan itu cabai. Harganya sekitar Rp45 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram. Kalau yang lain kenaikannya relatif kecil, hanya sekitar Rp2 ribu sampai Rp3 ribu,” katanya.

Asep menegaskan kenaikan harga yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan barang, melainkan karena meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kalau dilihat dari ketersediaan barang, semuanya ada dan aman. Jadi bukan karena langka, tetapi karena kebutuhan masyarakat yang meningkat selama Ramadan,” jelasnya.

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan melakukan intervensi melalui berbagai langkah, salah satunya dengan pelaksanaan operasi pasar.

“Kita akan mengadakan operasi pasar. Saat ini kita juga turun langsung ke pasar untuk melihat barang-barang apa saja yang mengalami kenaikan, sehingga bisa segera dilakukan langkah penanganan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Helmi Yenti menyampaikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok selama Ramadan masih dalam kondisi aman dan terkendali.

Baca juga: Antisipasi Dampak Konflik Israel-AS Vs Iran, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi

“Untuk ketersediaan stok bahan pokok di wilayah Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadan masih aman. Hanya saja karena permintaan masyarakat meningkat, ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga,” ujarnya.

Ia menyebut komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai rawit merah, telur, serta daging sapi. Meski demikian, beberapa komoditas lain justru mulai menunjukkan penurunan harga dalam beberapa waktu terakhir.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved