Rabu, 22 April 2026

Anggaran Meja Biliar DPRD Sumsel Rp489 Juta, Sekretaris Anggap Wajar: Usulan Pimpinan

Ramai menjadi perbincangan anggaran meja biliar DPRD Sumsel Rp489 juta. Sekretaris DPRD Sumsel menyebut, itu merupakan usulan pimpinan DPRD.

Tribunnews.com/Sripoku.com/handout/Linda Trisnawati
PENGADAAN MEJA BILIAR - Kolase foto Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie yang juga Ketua POBSI Sumsel. Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie memberikan penjelasan, terkait sedang ramainya usulan pengadaan dua meja biliar untuk rumah dinas (rumdin) dua pimpinan DPRD Sumsel. 

Ringkasan Berita:
  • Ramai menjadi perbincangan anggaran meja biliar DPRD Sumsel Rp489 juta.
  • Sekretaris DPRD Sumsel menyebut, itu merupakan usulan pimpinan DPRD.
  • Ia menuturkan, pengadaan meja biliar itu masih dalam tahap usulan dan belum terealisasi.

TRIBUNNEWS.COM - Pengelolaan anggaran publik di Indonesia sering menjadi sorotan masyarakat, terutama ketika anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan barang yang dianggap tidak mendesak.

Baru-baru ini, ramai menjadi perbincangan anggaran pengadaan meja biliar senilai Rp486,9 juta di rumah dinas Ketua DPRD Sumatra Selatan (Sumsel).

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel, alokasi rencana pengadaan meja biliar itu diperuntukkan Ketua DPRD Sumsel sebesar Rp151 juta.

Kemudian untuk Wakil Ketua III DPRD Sumsel sebesar Rp335 juta.

Rencana tersebut menjadi sorotan mengingat kondisi daerah yang sedang melakukan efisiensi anggaran akibat Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Sekretaris DPRD Sumatra Selatan, Aprizal mengatakan, alokasi anggaran itu murni usulan dari pimpinan DPRD Sumsel.

"Iya, itu usulan dari pimpinan lah bukan dari Sekretariat," kata Aprizal, Minggu (8/3/2026), dilansir Sripoku.com.

Aprizal menyebut, usulan tersebut cukup wajar, mengingat Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie merupakan Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov Pobsi) Sumsel.

"Karena ketua kan adalah ketum biliar Sumsel jadi wajar," ujarnya.

Aprizal menuturkan, pengadaan meja biliar itu masih dalam tahap usulan dan belum terealisasi.

"Belum, karena permintaan mereka untuk dianggarkan belum dilaksanakan. Makanya baru dimasukkan di SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), dan dilihat orang karena sudah e katalog. Dan pastinya, ini semua usulan pimpinan masing-masing," paparnya.

Baca juga: Sosok Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie dan Anggaran Ratusan Juta untuk Meja Biliar di Rumah Dinas 

Terpisah, Ketua DPRD Sumatra, Andie Dinialdie memberikan klarifikasi terkait rencana tersebut.

Menurutnya, pengadaan barang tersebut masih dalam tahap perencanaan.

"Tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk mengklarifikasi terkait pengadaan barang tersebut."

"Namun, untuk diketahui bersama semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," katanya, Minggu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved