Program Makan Bergizi Gratis
BGN Suspend 9 SPPG di Gresik yang Sajikan Kelapa Utuh, Ribuan Dapur Belum SLHS Juga Disetop
BGN hentikan ribuan SPPG program MBG, termasuk 9 dapur di Gresik yang sajikan kelapa utuh. Evaluasi temukan banyak unit belum penuhi standar.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi besar terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
Hasilnya, ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG dihentikan sementara operasionalnya karena dinilai belum memenuhi standar pelayanan.
Langkah tegas terbaru dilakukan terhadap sembilan SPPG di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Unit layanan tersebut dihentikan sementara setelah ditemukan pemberian kelapa utuh sebagai bagian dari menu MBG kepada penerima manfaat.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyayangkan keputusan pengelola dapur yang dinilai tidak belajar dari polemik serupa yang sebelumnya pernah menjadi sorotan publik.
“Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati dalam menentukan menu yang diberikan kepada penerima manfaat,” ujar Nanik di Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Menurut Nanik, alasan pengelola yang menyebut menu tersebut diberikan atas permintaan penerima manfaat tidak dapat dijadikan pembenaran. Setiap unit layanan tetap wajib mematuhi pedoman menu dan standar operasional yang telah ditetapkan dalam program MBG.
“Seluruh SPPG tetap harus mengikuti pedoman menu dan standar pelayanan yang sudah ditetapkan. Karena itu, sembilan SPPG di Gresik yang memberikan kelapa utuh saat ini kami hentikan sementara operasionalnya untuk proses evaluasi,” tegasnya.
Selain penghentian operasional, BGN juga memerintahkan pemberian sanksi disipliner kepada kepala SPPG yang terlibat, mulai dari surat peringatan pertama (SP1) hingga rotasi jabatan.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, menyatakan bahwa kesembilan SPPG tersebut telah dihentikan operasionalnya sejak 14 Maret 2026. Sembilan unit tersebut berada di wilayah Sidayu, Dukun, Ujungpangkah, dan Balongpanggang di Kabupaten Gresik.
Baca juga: BGN Dorong Percepatan SLHS untuk Dapur Program Makanan Bergizi Gratis
BGN Suspend Ribuan SPPG karena Belum SLHS
Total ada ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur, Pulau Jawa, dan Sumatra yang disuspend karena belum daftar Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).
Kebijakan suspend ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengawasan kualitas layanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Kini seluruh pengelola SPPG yang terdampak diharapkan segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat guna mempercepat proses pendaftaran SLHS.
Di Sumatra, sebanyak 492 SPPG ditutup sementara mulai 9 Maret 2026.