Kamis, 16 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Macet Parah 35 Km di Pelabuhan Gilimanuk, 16 Orang Pemudik Pingsan di Jalan

Kemacetan bahkan mencapai wilayah Jembrana atau sekitar 45 hingga 50 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Editor: Hasanudin Aco
Tribunnews.com/Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
PADAT - Suasana arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk H-5 Idul Fitri terpantau sangat padat, Senin 16 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pelabuhan Gilimanuk di Jembrana didera kemacetan parah dengan antrean kendaraan yang mengular hingga puluhan kilometer saat arus mudik. 
  • Akibat kemacetan itu sebanyak 16 orang pemudik dilaporkan pingsan kemarin.
  • Mereka telah menerima penanganan medis oleh Satgas Banops Subsatgas Dokkes dalam Operasi Ketupat 2026.

TRIBUNNEWS.COM, BALI -  Kemacetan parah terjadi di jalur mudik Denpasar-Gilimanuk sejak kemarin, Minggu (16/3/2026) hingga dini hari tadi.

Antrean kendaraan dilaporkan mencapai 35 kilometer.

Kemacetan bahkan mencapai wilayah Jembrana atau sekitar 45 hingga 50 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Terminal kargo Gilimanuk yang digunakan sebagai tempat penampungan kendaraan pemudik juga dilaporkan penuh dengan kendaraan.

Diprediksi ekor antrean bakal terus bertambah jika kendaraan di pelabuhan tak terurai. 

16 Pemudik Pingsan

Dilaporkan Tribun Bali (Tribun Network) akibat kemacetan itu sebanyak 16 orang pemudik dilaporkan pingsan kemarin.

Mereka telah menerima penanganan medis oleh Satgas Banops Subsatgas Dokkes dalam Operasi Ketupat 2026.

Sementara satu orang lainnya menerima layanan medis tindakan jahit karena sebelumnya terlindas ban kendaraan lain.

Tim medis berhasil memberikan pertolongan kepada 17 pemudik yang mengalami gangguan kesehatan.

Rinciannya, sebanyak 16 orang mengalami heat syncope atau pingsan akibat kelelahan dan cuaca panas, yang setelah mendapatkan penanganan medis dapat kembali melanjutkan perjalanan. 

Seorang pemudik yang mengalami Vulnus Laceratum atau luka robek akibat kecelakaan telah mendapatkan penanganan medis berupa tindakan jahit luka, perawatan luka, serta pemberian obat sesuai indikasi medis.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
PINGSAN - Suasana saat sejumlah pemudik yang pingsan saat dalam antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Minggu 15 Maret 2026.
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan PINGSAN - Suasana saat sejumlah pemudik yang pingsan saat dalam antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Minggu 15 Maret 2026. (Tribunnews.com/Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Apa tindakan ASDP?

Pihak Angkutan Sungai dan Pelabuhan (ASDP) telah mengerahkan kemampuan maksimal dengan operasional 35 unit kapal.

Bahkan, 11 armada kapal juga menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) atau berangkat kosong dari Pelabuhan Ketapang untuk mempercepat proses pembuatan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk

“Saat ini seluruh petugas sudah atensi di lapangan untuk mengatur lalulintas. Kita juga koordinasi lintas Polres untuk menyekat kendaraan besar menuju arah barat (Gilimanuk),” jelas Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati saat dikonfirmasi, Minggu (15/3). 

Pemudik tinggalkan Bali menumpuk

Dalam dua hari belakangan ini, volume kendaraan pemudik menuju Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan signifikan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved