VIRAL Polisi Berlutut Redam Warga Manggarai yang Nyaris Bentrok Bersenjata
Dua kelompok warga di Manggarai nyaris bentrok di Jalan Trans Flores. Polisi berlutut memohon warga menahan diri hingga situasi berhasil diredakan
Meski demikian, pemerintah daerah berencana memfasilitasi proses mediasi untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Rencananya akan ada mediasi di tingkat kabupaten oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai yang dipimpin langsung oleh Bupati. Di situ nanti akan dibahas akar permasalahannya,” kata Hendrik.
Baca juga: Detik-detik Kapolres Tual Tertancap Panah saat Lerai Bentrok Pemuda, Videonya Viral
Kapolres Manggarai, Levi Defriansyah, juga turun langsung ke lokasi bersama personel kepolisian untuk mengamankan situasi.
Menurut Kapolres, setelah dilakukan pendekatan persuasif dan komunikasi dengan tokoh adat dari kedua pihak, situasi akhirnya dapat diredakan dan kembali kondusif.
Ia menjelaskan bahwa dari hasil komunikasi awal dengan para pihak, konflik tersebut juga berkaitan dengan persoalan tanah ulayat yang belum terselesaikan.
Meski demikian, pihak kepolisian meminta kedua kelompok warga untuk menahan diri dan tidak terpancing provokasi sambil menunggu proses mediasi resmi dari pemerintah daerah.
“Kami sudah musyawarahkan agar semua pihak menahan diri dan tidak terpancing provokasi dari luar sambil menunggu jadwal musyawarah bersama pemerintah daerah,” ujar Levi.
Saat ini aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan mencegah potensi konflik lanjutan antara kedua kelompok warga. (Triibun Flores/Robert Rapo/Petrus Chrisantus Gonzales)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul BREAKING NEWS: Nyaris Bentrok, Polisi Berlutut Mohon Warga di Desa Bulan Manggarai Redam Amarah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bentrokflores1111.jpg)