Mudik Lebaran 2026
Pemudik Kaget Dipalak di Tanah Abang, Tiga Pria Meminta Bayaran ‘Uang Kawal’
Pemudik asal Pandeglang dipalak di Tanah Abang, dipaksa bayar “uang wilayah” hingga dirampas e-money, dua pelaku ditangkap polisi.
Peristiwa tersebut sempat direkam oleh korban dan diunggah ke media sosial hingga viral, memicu perhatian luas dari masyarakat.
Kasus ini kembali menyoroti persoalan keamanan di jalanan ibu kota, terutama bagi para pemudik yang melintas atau berhenti di kawasan padat seperti Tanah Abang.
Polisi Tangkap 2 Pemalak Pemudik di Tanah Abang
Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus pemalakan terhadap pemudik yang viral di media sosial di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pada Sabtu (28/3/2026), polisi berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi premanisme tersebut.
Kedua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial MN dan N, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
"Pada Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, tim opsnal Polsek Metro Tanah Abang telah mengamankan diduga pelaku pemalakan yang viral di media sosial," ujar pihak kepolisian.
Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami peran masing-masing dalam aksi pemalakan tersebut.
Polisi juga menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Pusat.
Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah seorang pemudik asal Pandeglang menjadi korban pemalakan dengan modus “uang wilayah” saat berhenti di pinggir jalan.
Pihak kepolisian memastikan akan terus memburu satu pelaku yang masih buron serta memproses hukum para pelaku sesuai aturan yang berlaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-TANGAN-DIBORGOL44.jpg)