Puluhan Titik di Bandar Lampung Tergenang Banjir, Seorang Warga Meninggal
Dewi, warga Garuntang, Bandar Lampung dilaporkan meninggal dunia akibat banjir yang menerjang kawasan itu, Selasa.
Ringkasan Berita:
- Dewi, warga Garuntang, Bandar Lampung dilaporkan meninggal dunia akibat banjir yang menerjang kawasan itu, Selasa (14/4/2026) malam.
- Catatan BPBD Pemkot Bandar Lampung, sebanyak 21 titik tergenang air hingga banjir.
- Petugas juga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta memastikan kondisi genangan di sejumlah titik berangsur surut.
TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Dewi, warga Garuntang, Bandar Lampung dilaporkan meninggal dunia akibat banjir yang menerjang kawasan itu, Selasa (14/4/2026) malam.
"Seorang warga bernama Ibu Dewi, yang berdomisili di Garuntang, dilaporkan meninggal dunia akibat banjir," ujar Kepala Pelaksana BPBD Pemkot Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra.
Baca juga: Banjir di Solo dan Sukoharjo, Ratusan Rumah Terendam Imbas Hujan Deras Beberapa Jam
Catatan BPBD Pemkot Bandar Lampung, sebanyak 21 titik tergenang air hingga banjir.
"Wilayah terdampak meliputi kawasan padat penduduk hingga jalur utama kota," ujar Idham Basyar Syahputra, Rabu (15/4/2026).
Wilayah yang terdampak, di antaranya:
- Kaliawi Panca Jaya di Jalan Raden Fatah
- Kaliawi Tanjung Karang Pusat
- Kemiling/Pramuka
- Flyover Kimaja di Way Halim
Selain itu, banjir juga dilaporkan merendam:
- Pelita Enggal
- Rajabasa Nunyai
- Rajabasa Induk
- Jagabaya 1
- Gang Rombongan di Kedaton
Titik lainnya ada di:
- RS Abdul Moeloek
- Pasar Gintung Tanjung Karang Pusat
- Kampung Sawah Brebes
- Kedamaian Tanjung Karang Timur
- Segala Mider
- Jalan Teratai Way Halim Permai
Genangan juga terjadi di:
- Jalan Pangeran Antasari Sukabumi
- Kelapa Tiga
- Gang Timbangan Tanjung Karang Barat
- Kota Sepang Way Halim
- Jalan Sultan Agung
- Kampung Balok Kelurahan Garuntang
BPBD Pemkot Bandar Lampung masih terus melakukan pendataan dan penanganan di lokasi terdampak.
Petugas juga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga serta memastikan kondisi genangan di sejumlah titik berangsur surut.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.
Hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung sejak pukul 18.00 WIB menyebabkan sejumlah sungai dan gorong-gorong meluap.
Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas warga, terutama di Kelurahan Penengahan yang terdampak genangan.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga serta penanganan berjalan optimal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/CIRACAS-BANJIR.jpg)