Selasa, 12 Mei 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru

Institut Seni Budaya Indonesia di Bandung Punya Cara Sendiri untuk Cegah Joki UTBK

Kampus di Bandung punya strategi unik cegah joki UTBK, dari lokasi tes rahasia hingga identifikasi wajah peserta.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Institut Seni Budaya Indonesia Bandung menerapkan sistem lokasi ujian yang dirahasiakan hingga mendekati hari H untuk menekan praktik joki.
  • Panitia juga mendeteksi pola pendaftaran mencurigakan, termasuk pilihan lokasi dan jurusan yang tidak wajar.
  • Pengawasan diperketat melalui identifikasi wajah sebelum ujian dan kontrol ketat pengawas di ruang tes.

TRIBUNNEWS.COM - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) digelar serentak di semua perguruan tinggi negeri pusat UTBK di seluruh Indonesia sejak Selasa (21/4/2026).

UTBK merupakan ujian seleksi perguruan tinggi negeri di Indonesia yang dilakukan menggunakan komputer dan hasilnya digunakan sebagai syarat utama mengikuti jalur seleksi nasional SNBT.

Ujian masuk universitas bagi calon mahasiswa ini juga tak luput dari praktik kecurangan.

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jawa Barat, punya cara sendiri untuk mencegah joki saat pelaksanaan UTBK.

Ketua Pelaksana UTBK-SNBT ISBI Bandung, Indra Ridwan, mengatakan mereka mengantisipasi adanya joki dengan cara mengadakan pendaftaran yang belum diketahui lokasinya.

"Antisipasinya, panitia pusat UTBK mengadakan pendaftaran yang belum diketahui oleh mereka lokasinya. Kalau tahun lalu, peserta bisa langsung menentukan lokasi," kata Indra Ridwan, dikutip dari TribunJabar.id.

Dengan cara tersebut, praktik joki bisa ditekan.

Tahun ini peserta mendaftar sesuai dengan kota panitia pusat menentukan tanggal tes, kemudian baru membagikan lokasi tes.

"Mereka (joki) tidak tahu lokasinya. Kalau tahun lalu, seorang joki bisa menjoki dua atau tiga orang. Sekarang, dengan cara seperti ini, tidak mungkin," ucapnya.

Pihak ISBI juga berusaha untuk mengidentifikasi pola pendaftaran yang dilakukan oleh peserta, terutama yang memilih jurusan kedokteran karena rawan memakai joki.

"Misalnya peserta dari Semarang, Jawa Tengah, daftar misalnya di ISBI Bandung, tapi kedokterannya di Sumatera,"

Baca juga: Joki UTBK yang Ketahuan di Unesa Diduga Bagian dari Jaringan, Bawa Dokumen dengan Ciri Asli

"Itu kan anomali, kenapa harus seperti itu," kata Indra.

Identifikasi wajah juga dilakukan dengan cara mengambil foto sebelum masuk ruangan ujian.

"Karena apa? Karena tahun lalu ketika kita mencoba untuk mengidentifikasi fotonya dalam KTP, fotonya itu joki tersebut, tetapi namanya tentu si peserta,"

"Dalam surat keterangan lulusnya juga foto dari pada si joki tersebut," ujarnya.

Pengawas di dalam ruangan juga diminta untuk melakukan pengawasan yang ketat.

"Jadi, kami identifikasi seperti itu. Tentunya pengawasan dari para pengawas di kelas akan kami coba ketatkan sedetail-detailnya agar bisa mengantisipasi hal-hal tersebut," ujar Indra.

Cara Lain Panitia Untidar Magelang

Untuk menghindari adanya kecurangan tersebut, sejumlah panitia pelaksana UTBK menggunakan cara-cara tertentu, seperti yang dilakukan panitia UTBK di Universitas Tidar (Untidar) Magelang, Jawa Tengah.

Untuk meningkatkan keamanan, Untidar menerapkan sistem baru, yakni booting melalui flashdisk.

Booting merupakan proses menghidupkan komputer maupun perangkat pintar.

Dalam prosesnya, sistem operasi atau OS dimuat dari penyimpanan yang biasanya dari hard disk maupun SSD ke memori utama (RAM).

Sementara Untidar melakukan booting dari flashdisk, yang berarti komputer hanya bisa hidup apabila sebuah flashdisk khusus dihubungkan ke PC.

Mengutip TribunJogja.com, Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi Untidar Adriyatna Agung Kurniawan mengatakan sistem ini dirancang untuk meminimalisir kecurangan.

Ia menuturkan peserta hanya bisa mengerjakan soal jika komputer membaca flashdisk sebagai perangkat eksternal.

Baca juga: Panitia UTBK di Surabaya Berhasil Bongkar Identitas Joki, Fotonya Sudah Digunakan Tahun Lalu

"Peserta hanya dapat mengerjakan soal jika komputer membaca flashdisk sebagai perangkat eksternal," ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Sistem ini dirancang karena pada tahun sebelumnya, banyak kecurangan terjadi karena adanya aplikasi yang tertanam di komputer.

"Tahun lalu, kecurangan cukup masif melalui aplikasi yang tertanam di komputer," lanjut Agung.

Ia menuturkan, pihak Untidar mengoperasikan 530 unit komputer untuk mendukung kelancaran ujian di seluruh lokasi.

Selain itu, pihak Untidar juga melibatkan PLN supaya jaringan listrik tak terganggu.

“Kami melibatkan tim inti dari PLN. Insya Allah selama UTBK tidak ada pemadaman listrik, kecuali kondisi darurat. Kami berkomitmen menjaga kelancaran pelaksanaan ujian,” ujar Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Untidar, Giri Atmoko.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul ISBI Bandung Punya Jurus Jitu Cegah Joki Saat Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Hilman Kamaludin)(TribunJogja.com, Yuki Pramudya)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved