Jumat, 24 April 2026

Berita Viral

Mobil Civic Turbo Kades Hoho Dibom Molotov OTK, Korban: Cemen Amat yang Lempar

Serangan molotov ke mobil kades viral, pelaku misterius diduga pakai kendaraan senyap. Motif belum terungkap, publik resah.

Instagram/@hoho_alkaff
KADES HOHO DITEROR - Aksi teror berupa pelemparan bom molotov oleh OTK menimpa mobil milik Kades Hoho Alkaf, Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara.Pria yang aslinya bernama Welas Yuni Nugroho ini mengabarkan, peristiwa terjadi pada Jumat (24/4/2026), subuh. 

Dari keterangan tersebut, pelaku diduga menggunakan kendaraan listrik untuk menghindari suara mesin dan melancarkan aksinya secara diam-diam.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif maupun identitas pelaku.

Namun, peristiwa ini memicu kekhawatiran publik karena menggunakan bahan berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban lebih luas.

Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian warganet dan diharapkan segera diusut tuntas oleh aparat penegak hukum.

Insiden Pengeroyokan

Kasus pengeroyokan pernah menjadi sorotan dan Kades Hoho mengaku menjadi korban hingga mengalami kerusakan atribut kedinasan dan cedera fisik.

Peristiwa itu terjadi saat aksi unjuk rasa ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Balai Desa Purwasaba, Selasa (11/3/2026).

Ia mengaku dihujani pukulan dari berbagai arah hingga kacamatanya remuk.

Insiden itu dipicu oleh desakan massa yang menuntut pembatalan hasil penjaringan perangkat desa.

Kades Hoho menceritakan duduk perkara peristiwa itu melalui media sosial Instagram pribadinya, @hoho_alkaf.

Hoho mengaku diserang saat hendak meninggalkan lokasi tak lama setelah audiensi dengan massa berlangsung memanas.

Ia mengaku dihujani pukulan dari berbagai arah, sebelum sempat mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan.

"Waktu saya baru keluar dari pintu aula, sebelum dikawal, langsung pukulan menghujani dari belakang, samping, dan depan. Kacamata saya sampai remuk karena dipukul dari depan," ungkap Hoho, Rabu (12/3/2026), dikutip dari TribunBanyumas.com.

Serangan itu membuat kacamata Hoho pecah, pakaian dinasnya robek, serta atribut namanya terlepas.

"Logo atribut saya juga pada rogol. Papan nama jatuh karena ketarik-tarik," ungkap dia.

Menurutnya, aksi anarkis itu dipicu kekecewaan salah satu anggota LSM yang tidak lolos seleksi perangkat desa karena nilainya jeblok.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved