Berita Viral
Mobil Civic Turbo Kades Hoho Dibom Molotov OTK, Korban: Cemen Amat yang Lempar
Serangan molotov ke mobil kades viral, pelaku misterius diduga pakai kendaraan senyap. Motif belum terungkap, publik resah.
Massa menuntut seleksi diulang, namun Hoho bergeming meski mendapat tekanan.
Hoho merasa seluruh tahapan sudah sesuai regulasi yang berlaku.
"Mereka nilainya di bawah, tapi maunya diulang. Kita kiblatnya regulasi, tapi mereka tetap tidak mau tahu. Tidak mungkin hasil seleksi dibatalkan hanya karena tekanan pihak tertentu," tegasnya.
Hoho juga menyampaikan apa yang ada dalam video viral, tak menampilkan peristiwa secara utuh.
Sebab, dalam video itu hanya memperlihatkan saat dirinya sudah berada di belakang mobil pengamanan.
Momen pengeroyokan dirinya dari awal tidak terekam secara utuh.
"Di video itu memang suruh keluar semua, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Dan ada yang bilang saya tidak dikeroyok."
"Memang di video itu saya sudah diamankan karena sudah di belakang mobil," jelasnya.
Dalam peristiwa yang dialaminya, Hoho menyoroti kinerja aparat kepolisian di lokasi kejadian.
Menurutnya, petugas kurang sikap dalam memberikan perlindungan kepadanya, sehingga aksi anarkis terjadi.
Namun, pernyataan Kades Hoho itu dibantah oleh Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto.
Mariska membantah ada pemukulan terhadap Kepala Desa Purwasaba dalam audiensi seleksi perangkat desa yang berujung ricuh.
Ia juga tidak mempermasalahkan jika Kades Hoho melaporkan anggotanya, Kapolsek Mandiraja AKP Akbarul Hamazah, ke Propam Polda Jateng.
Kades Hoho menuding Kapolsek Mandiraja tidak netral dalam pengamanan audiensi tersebut.
Baca juga: Gebrakan Kades Hoho Selama Menjabat, Dikeroyok Anggota LSM karena Seleksi Perangkat Desa
Mariska menerangkan anggotanya hanya melakukan pengamanan audiensi yang digelar di Balai Desa Mandiraja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Aksi-teror-pelemparan-bom-molotov-menimpa-mobil-milik-Kades-Hoho-Alkaf.jpg)