Sosok Brigadir Arya Supena, Intel yang Tewas Ditembak Maling Motor di Bandar Lampung
Anggota kepolisian Polda Lampung, Brigadir Arya Supena (32), tewas ditembak maling motor, Sabtu (9/5/2026).
Brigadir Arya tercatat sebagai warga Jalan Mata Intan, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.
Ia memiliki seorang istri bernama Jovita.
Dari pernikahannya itu, Brigadir Arya dikaruniai dua orang anak.
Kepergian Brigadir Arya pun menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Terutama sang istri. Jovita tak kuasa menahan kesidihannya saat keluar dari kamar jenazah Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Sabtu.
Berdasarkan pantauan TribunLampung.co.id, Jovita yang mengenakan baju berwarna kuning dan jilbab cokelat tampak keluar dari kamar jenazah sekira pukul 11.18 WIB.
Ia dibantu menggunakan kursi roda ke arah ruang tunggu gedung RS Bhayangkara.
Di matanya, sang suami merupakan orang yang baik.
"Dia orang baik," ujarnya sambil berlalu menggunakan kursi roda ke arah ruang tunggu Rumah Sakit Bhayangkara.
Petugas Olah TKP
Sementara itu, Polda Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penembakan Brigadir Arya.
Olah TKP dilakukan di depan Toko Yussy Akmal, yang saat ini area parkirnya telah disterilkan.
Garis polisi berwarna kuning melintang menutupi area depan toko hingga menyentuh trotoar jalan.
Petugas dari tim Inafis Polresta Bandar Lampung tampak teliti menyisir setiap sudut area parkir guna mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan mencari proyektil serta senjata korban yang dikabarkan hilang.
Di dalam area garis polisi, masih terparkir sepeda motor Honda beat Srteet dengan nomor polisi BG 6138 ACY.
Kendaraan itu milik Brigadir Arya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/polisi-di-lampung-ditembak.jpg)