Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
Usai Polemik LCC MPR, Tim SMAN 1 Pontianak Diundang Wapres Gibran, Satu Pesawat dengan Selvi
Ocha siswi SMAN 1 Pontianak diundang Gibran ke Jakarta usai polemik LCC MPR viral dan juri digugat ke PN Jakpus.
Ringkasan Berita:
- Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak, diundang Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Jakarta usai polemik LCC 4 Pilar MPR RI viral.
- Kasus penilaian juri yang dianggap tak adil memicu permintaan maaf MPR hingga gugatan hukum ke PN Jakarta Pusat
TRIBUNNEWS.COM - Nama Josepha Alexandra Roxa Potifera atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat, kini mendapat perhatian langsung dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Ocha bersama rekan-rekan satu timnya diundang ke Jakarta untuk bertemu Wakil Presiden setelah ramai menjadi sorotan publik terkait dugaan ketidakadilan dalam pelaksanaan LCC 4 Pilar tingkat Provinsi Kalbar.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Wakil Presiden kepada para pelajar tersebut.
Baca juga: MPR Minta Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang: Jurinya Arogan, Mereka Harus Belajar dari Peserta
Tim SMAN 1 Pontianak Diundang Wapres Gibran
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Syarif Faisal, mengatakan dirinya dihubungi langsung oleh tim Wakil Presiden untuk menyampaikan undangan kepada peserta LCC dari SMAN 1 Pontianak.
“Awalnya hanya Josepha yang diundang ke Jakarta untuk bertemu Pak Wapres. Namun kemudian saya sampaikan bahwa teman-teman lainnya juga ingin ikut bertemu dan tidak mungkin Josepha berangkat sendiri. Akhirnya tiga guru ikut mendampingi,” ujar Syarif Faisal.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan komunikasi dengan Tim Wakil Presiden, akhirnya sebanyak 10 peserta LCC dari SMAN 1 Pontianak ikut diberangkatkan ke Jakarta.
Dalam rombongan tersebut turut hadir Kepala Sekolah Maryati, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Rio Pratama, serta guru pendamping Yenni.
“Setelah negosiasi dengan Tim Wapres, akhirnya seluruh peserta bisa ikut. Semua biaya keberangkatan dan akomodasi juga ditanggung oleh Tim Wapres,” katanya.
Menurut Syarif Faisal, perhatian dari Wakil Presiden menjadi bentuk dukungan moral bagi para pelajar di Kalimantan Barat yang belakangan menjadi pusat perhatian publik dan media sosial.
Keberangkatan rombongan ke Jakarta juga menarik perhatian setelah sebagian peserta diketahui berada dalam satu penerbangan dengan istri Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Berdasarkan manifest penerbangan, guru pendamping Yenni bersama Josepha Alexandra, Almira, Khasandra, dan Ahmad berada dalam satu pesawat dengan Selvi Gibran.
Sementara rombongan lainnya berangkat menggunakan penerbangan berbeda bersama Kepala Sekolah Maryati dan Waka Humas Rio Pratama, didampingi siswa Louisa, Ansella, Khansa, Rajiq, Naurah, dan Zerlinda.
Kronologi Kejadian
Polemik bermula saat final LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalbar digelar di Pontianak pada Sabtu (9/5/2026).
Kompetisi tersebut diikuti sembilan SMA di Kalimantan Barat, dengan tiga sekolah yang lolos ke babak final yakni SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau.
Kontroversi terjadi saat sesi rebutan jawaban ketika juri memberikan pertanyaan mengenai lembaga yang harus dipertimbangkan DPR dalam memilih anggota BPK.