Pelajar di Karawang Dibunuh Teman Sendiri demi Motor, Bukan Korban Bentrok Suporter
Pelajar AF di Karawang ternyata dibunuh teman sekolah demi motor korban, bukan akibat bentrokan suporter
“Motif sementara karena ekonomi. Pelaku ingin menguasai kendaraan milik korban,” ujarnya.
Selain menangkap pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian, telepon genggam, dan kendaraan milik korban.
Kapolres menegaskan, kasus tersebut murni tindak kriminal dan tidak berkaitan dengan isu bentrokan suporter sepak bola yang sebelumnya sempat beredar di masyarakat.
“Ini bukan korban kerusuhan suporter. Murni pembunuhan,” tegasnya.
Baca juga: Kronologi Penemuan 2 Mayat di Sungai Bedog Bantul, Satu Jasad Tinggal Tengkorak
Atas perbuatannya, FA dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pembunuhan berencana.
Meski masih di bawah umur, proses hukum tetap dilakukan sesuai sistem peradilan anak.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kami mengapresiasi jajaran Polres Karawang yang bergerak cepat sehingga kasus ini berhasil diungkap,” kata Aep.
Sebelumnya, jasad AF ditemukan warga di bantaran Sungai Citarum, Dusun Batujaya, Desa Batujaya, pada Senin (11/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga bernama Obang Sobari saat mencari jantung pisang di sekitar lokasi. Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan sepak bola. (Tribun Jabar/Cikwan Suwandi)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Pelajar di Karawang Dibunuh Teman Sendiri, Polisi Ungkap Motif dan Pembunuhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pembunuhandikarawang111.jpg)