Jumat, 15 Mei 2026

Mahasiswi yang Disekap di Makassar Bakal Diberikan Pendampingan dari Pemkab Nunukan Kaltara

Seorang mahasiswi asal Nunukan, Kaltara jadi korban penyekapan dan pemerkosaan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pemkab beri dukungan dan dampingan

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Seorang mahasiswi berinisial MR (20) asal Nunukan, Kaltara, jadi korban penyekapan dan kekerasan seksual di Kota Makassar.
  • Pemkab Nunukan pun memberikan bantuan dan pendampingan penuh terhadap korban
  • Bupati Nunukan, Irwan Sabri juga memerintahkan Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan untuk pemulihan psikologi korban

TRIBUNNEWS.COM - Aksi kekerasan terhadap perempuan masih jadi masalah serius.

Menurut Catatan Tahunan (CATAHU) yang dirilis Komisi Nasional (Komnas) Perempuan tentang Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan (KBGtP), sepanjang 2025 tercatat ada 376.529 kasus yang korbannya adalah perempuan.

Angka tersebut naik sebesar 14,07 persen dari tahun sebelumnya.

Kekerasan terhadap perempuan kali ini terjadi lagi dengan korbannya seorang mahasiswi berinisial MR (20) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

MR disekap di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, oleh pria yang ia kenal dari media sosial.

Mahasiswi yang menempuh pendidikan di Kota Makassar ini berasal dari Nunukan, Kalimantan Utara.

Bupati Nunukan, Irwan Sabri pun memberikan atensi atas kasus ini.

"Saat menerima berita itu (mahasiswi Nunukan menjadi korban penyekapan dan kekerasan seksual di Makassar), saya langsung perintahkan Kesbangpol untuk mitigasi kasusnya," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.

Ia meminta timnya untuk segera memetakan kasus hingga membantu apa saja yang dibutuhkan oleh korban.

"Berikan bantuan dan kemudahan keluarga untuk berangkat ke Makassar menemui putrinya,"

"Kalau diperlukan pendampingan psikolog atau pengacara, Pemda tanggung semua biayanya," tegasnya.

Baca juga: Mahasiswi Makassar Disekap oleh Pria Kenalan dari Medsos, Ditemukan dalam Kondisi Tangan Terikat

Dinas Sosial Kabupaten Nunukan juga sudah diperintahkan untuk berikan pendampingan dan pemulihan trauma.

"Saya turut sedih atas peristiwa ini, atas nama Pemerintah Daerah Nunukan, kami siap membantu semua yang dibutuhkan,"

"Kasus ini menjadi atensi kami di Polrestabes Makassar agar segera diselesaikan," kata dia.

Berawal dari Media Sosial

Kasus ini bermula saat korban tertarik dengan lowongan pekerjaan di Facebook.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved