Mahasiswi yang Disekap di Makassar Bakal Diberikan Pendampingan dari Pemkab Nunukan Kaltara
Seorang mahasiswi asal Nunukan, Kaltara jadi korban penyekapan dan pemerkosaan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pemkab beri dukungan dan dampingan
Setelah menyetor sejumlah berkas, ia pun dinyatakan lolos dan diminta untuk datang ke rumah yang jadi tempat penyekapan.
"Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif, dikutip dari Tribun-Timur.com.
Di rumah tersebut korban bertemu dengan pria berinisial FR dan diminta untuk menginap.
Namun, saat korban menginap, FR justru melakukan penyekapan dan tindak kekerasan seksual kepada korban.
"Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban," bebernya.
Latif menambahkan pelaku saat ini tengah dalam pengejaran karena kabur.
Kasus juga sedang dalam penyelidikan oleh tim Unit PPA Polrestabes Makassar dan Polsek Tamalate.
Baca juga: Tergiur Lowongan Kerja di Medsos, Mahasiswi di Makassar Disekap dan Jadi Korban Kekerasan
"Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran," tegasnya.
Sementara itu, seorang warga sekitar mengatakan korban saat disekap dikunci oleh pelaku dari luar.
Korban berhasil keluar setelah melompat melalui jendela rumah dalam keadaan tangan terikat.
"Ini korban dikunci dari luar, jadi dia keluar lewat jendela kasihan," ucap informan di lokasi.
"Infonya ini, korban mahasiswi asal Kalimantan. Dia kuliah di sini (Makassar) dapat beasiswa. Dan pengakuannya, dia melamar kerja sebagai babysitter," kata warga yang enggan disebut namanya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Kronologi Mahasiswi Makassar Disekap dan Dirudapaksa saat Lamar Kerja Babysitter
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Tribun-Timur.com, Muslimin Emba)(Kompas.com, Ahmad Dzulviqor)