Pelaku Pembakaran Mobil Kades Hoho Alkaf Berhasil Diringkus, Dendam Jadi Pemicu
Pelaku pembakaran mobil milik Kades Hoho Alkaf akhirnya ditangkap, motifnya dipicu dendam soal gaji hingga konten mewah.
Ringkasan Berita:
- Polisi menangkap pria berinisial RP (34) terkait pembakaran mobil milik Kades Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf.
- Mobil Honda Civic Turbo milik istri korban dibakar saat terparkir di halaman rumah pada April 2026 lalu.
- Pelaku mengaku nekat membakar mobil karena dendam akibat upahnya sebagai sopir dump truk sering terlambat dibayar.
- RP juga mengaku kesal karena Kades Hoho kerap menampilkan gaya hidup mewah di media sosial saat kondisi ekonomi masyarakat sulit.
TRIBUNNEWS.COM - Masih ingat kasus teror yang menimpa Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Kades Hoho Alkaf beberapa waktu lalu? Kini pelakunya berhasil diringkus.
Diketahui, Hoho Alkaf mendapatkan teror dari orang tak dikenal (OTK) berupa pembakaran Honda Civic Turbo milik istrinya, Erna (40) pada Kamis (23/4/2026) dini hari.
Kades Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah ini menjabat sejak 2019.
Ia viral karena penampilannya yang nyentrik, dikenal dermawan, dan berdedikasi dalam memajukan desa.
Bahkan, ia tak segan menggunakan uang pribadinya untuk pembangunan di desanya.
Mobil berkelir putih tersebut dibakar saat diparkir di halaman rumahnya.
Sebulan berlalu, pelaku pun meringkus seorang laki-laki berinisial RP (34).
"Bahwa hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim resmob Polres Banjarnegara dan dibantu tim Jatanras Polda Jateng, mengerucut atau mengarah kepada terduga pelaku dengan inisial RP,"
"Kemudian pada tanggal 15 Mei 2026 sekira pukul 04.00 WIB Tim Resmob Polres Banjarnegara mengamankan RP di sekitar wilayah Mandiraja," kata Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, Iptu Ori Friliansa Utama.
Setelah diringkus, RP pun mengakui perbuatannya telah membakar mobil korban.
Motif Pembakaran
Dari hasil hasil pengembangan, pelaku nekat melakukan pembakaran karena dendam.
Baca juga: Barang Bukti Rumah Kades Hoho jadi Sasaran Teror, Motif Diduga Seleksi Perangkat Desa
Mengutip TribunBanyumas.com, korban dendam lantaran pembayaran upahnya sebagai sopir dump truk telat.
"Tersangka sebagai supir dump truk namun saat proses pembayaran gaji/upah selalu terlambat dan tersangka harus selalu menagih terlebih dahulu untuk mendapatkan upah/gaji," ujar Iptu Ori.
Selain itu, pelaku juga sakit hati karena Kades Hoho selalu menampilkan kemewah-mewahan secara berlebihan di media sosial.
"Di samping itu tersangka juga tidak suka dengan perilaku Kades Hoho dalam bermedia sosial yang sering membuat konten Tiktok yang selalu menampilkan kemewahan secara berlebihan, di tengah tengah ekonomi masyarakat yang sedang tidak baik," bebernya.