Selasa, 2 Juni 2026

Asal Muasal Luka Lebam di Wajah Jenazah Napi Seumur Hidup Anton Kurniawan, Ini Penjelasannya

Kematian narapidana seumur hidup, Anton Kurniawan di Lapas Palangka Raya, menjadi sorotan. Anggota Komisi XIII DPR, Bias Layar turun tangan.

Tayang:
HO/IST/Kompas.com/HO/TribunMedan
TEWAS DI LAPAS - Kolase foto Brigadir Anton Kurniawan Stiyanto, oknum polisi yang tembak mati warga di Kalteng, saat digiring aparat ke mobil tahanan usai mengikuti pelimpahan kasusnya di Kejaksaan Negeri Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (12/2/2025). Kematian Anton di Lapas Palangka Raya menjadi sorotan, di antaranya dari Anggota Komisi XIII DPR, Bias Layar. 

Setelah Anton dipastikan meninggal dunia, kepolisian langsung melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Anton kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

"Dari hasil sementara ada gagal jantung di situ," tegas Murdiana.

Anton diketahui merupakan mantan anggota polisi yang dihukum penjara seumur hidup dalam kasus penembakan sopir ekspedisi pada November 2024.

Saat itu, Anton masih tercatat sebagai personel Polresta Palangka Raya.

Ia menembak sopir ekspedisi asal Kalimantan Selatan bernama Budiman Arisandi.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Kematian Napi Anton Jadi Sorotan DPR RI, Lapas Palangka Raya Jelaskan Asal Luka Lebam di Wajah

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunKalteng.com/Muhammad Iqbal Zulkarnain/Ahmad Supriandi)

Sesuai Minatmu
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved