Rabu, 13 Mei 2026

Demo di Jakarta

Sherina Munaf Kelelahan Usai Diklarifikasi Polisi soal Penemuan Kucing Uya Kuya

Sherina Munaf terlihat kelelahan usai klarifikasi di Polres soal penemuan kucing Uya Kuya. Lima kucing ditemukan, tiga lainnya masih hilang.

Tayang:
Tribunnews.com/M Alivio Mubarak Junior
KLARIFIKASI KUCING HILANG – Penyanyi dan aktris Sherina Munaf usai menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (12/9/2025). Ia diperiksa selama delapan jam terkait penemuan lima kucing milik anggota DPR RI Uya Kuya yang hilang saat rumahnya dijarah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sherina Munaf menjalani pemeriksaan klarifikasi terkait penemuan lima ekor kucing milik artis sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (12/9/2025).

Ia datang sejak pukul 14.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Pada malam hari, Uya Kuya juga terlihat hadir di lokasi.

Usai menjalani pemeriksaan, Sherina tampak letih dan enggan berkomentar panjang saat ditemui awak media.

“Cape banget, makasih ya,” ujarnya singkat sebelum masuk ke mobil pribadinya.

Kuasa hukum Sherina, Adit, menegaskan bahwa kliennya sama sekali tidak memiliki niat buruk dalam kasus ini. Menurutnya, Sherina hanya ingin merawat kucing-kucing tersebut dengan alasan kemanusiaan.

“Sebenarnya tidak ada niatan apa pun dari Sherina, ini murni karena alasan kemanusiaan. Ada kesepakatan bahwa minggu depan akan dilakukan penyerahan terhadap kucing-kucing tersebut,” kata Adit.

Baca juga: Curhat Penyanyi Leony Viral Soal Balik Nama Rumah Warisan Orang Tua, Biaya BPHTB Tak Masuk Akalnya

Rencananya, pekan depan Sherina akan mengembalikan seluruh kucing yang berhasil ditemukan.

Hingga kini, dari delapan ekor kucing milik Uya Kuya yang hilang, lima sudah ditemukan, sementara tiga lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Demonstrasi Berujung Kerusuhan dan Penjarahan

Gelombang kemarahan publik yang berujung pada penjarahan sejumlah rumah tokoh publik di Jakarta berawal dari demonstrasi yang digelar di depan Gedung DPR RI pada 25 dan 28 Agustus 2025.

Aksi tersebut memprotes besarnya tunjangan rumah anggota DPR serta sejumlah isu legislasi yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat. Kedua demonstrasi itu sempat diwarnai bentrok antara massa dan kelompok pelajar, yang turut turun ke jalan.

Situasi memanas setelah Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek online, tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob saat menyeberang di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada 29 Agustus 2025. Kematian Affan memicu gelombang demonstrasi lanjutan yang lebih besar dan meluas ke berbagai daerah, terutama di Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

RUMAH UYA KUYA - Kondisi terkini rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Uya Kuya di Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Banyak warga datang. 
RUMAH UYA KUYA - Kondisi terkini rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Uya Kuya di Jakarta Timur, Minggu (31/8/2025). Banyak warga datang.  (Tribunnews.com/Aisyah)

Pada 30 Agustus 2025 malam, di tengah demonstrasi besar yang berlangsung serentak, terjadi penjarahan rumah Uya Kuya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Massa merangsek masuk dan mengambil sejumlah barang pribadi serta beberapa hewan peliharaan milik Uya. Insiden ini menjadi salah satu simbol eskalasi kemarahan publik yang tak lagi terbendung.

Tak hanya Uya Kuya, kediaman sejumlah tokoh publik lainnya juga menjadi sasaran amuk massa, termasuk rumah Ahmad Sahroni, Eko Patrio, Nafa Urbach, hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani. Aksi penjarahan dan perusakan disebut sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan sosial dan simbol kemewahan di tengah krisis ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Di tengah situasi genting tersebut, Sherina Munaf turut membantu pencarian hewan peliharaan milik Uya Kuya. Lima ekor kucing berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan kini menunggu proses pemulangan sesuai kesepakatan antara pihak keluarga dan kepolisian.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved