Raditya Dika Ingat Masa Lalu Susahnya Dulu Menyalurkan Kreativitas
Raditya Dika menilai saat ini wadah menyalurkan bakat dan kreativitas jauh lebih mudah dibandingkan dengan masa ketika dirinya baru merintis karier.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Raditya Dika turut menjadi salah satu juri dalam ajang pencarian bakat bertajuk Aice Got You! yang diselenggarakan di Blok M Hub, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ajang pencarian bakat tersebut mengusung konsep panggung truk keliling.
Sebagai juri, Raditya menilai saat ini wadah untuk menyalurkan bakat dan kreativitas jauh lebih mudah dibandingkan dengan masa ketika dirinya baru merintis karier.
Raditya Dika menilai panggung seperti ini sangat dibutuhkan.
Bahkan dahulu, suami Anissa Aziza itu sempat bingung ke mana harus menyalurkan kreativitasnya.
Baca juga: Raditya Dika Merasa Bahagia Jika Mendapat Kritikan dari Netizen
"Panggung-panggung seperti ini yang paling dibutuhkan. Dulu, waktu saya punya bakat menulis, saya nggak tahu harus ke mana," kata Raditya Dika kepada awak media, Rabu (22/10/2025).
"Generasi sekarang perlu ruang untuk percaya diri dengan apa yang mereka miliki. Orisinalitas dan keberanian untuk tampil itu yang paling utama," lanjutnya.
Selain Raditya Dika, Armand Maulana dan Natya Shina juga didapuk sebagai juri dalam ajang ini.
Adapun dalam Aice Got You! Panggung Crispymu ini, Pelangi Putri keluar sebagai Juara 1 dengan memadukan breakdance dan permainan biola.
Sementara itu, grup dance LAS Jr meraih posisi Juara 2, dan Ricky Rianto, musisi asal Yogyakarta, berhasil mendapat Juara 3.
Diberitakan Tribun Seleb, Raditya Dika mulai dikenal setelah merilis buku Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh (2005).
Buku yang menampilkan kehidupan Radit saat kuliah di Australia tersebut masuk kategori best seller.
Tulisan dalam buku tersebut bisa digolongkan sebagai genre baru karena saat itu memang belum banyak yang masuk ke dunia tulisan komedi, apalagi bergaya diari pribadi.
Tak heran jika kemudian nama Radit sebagai penulis langsung meroket.
Ia kemudian merilis sederet buku populer lainnya seperti Cinta Brontosaurus (2006), Marmut Merah Jambu (2010), Koala Kumal (2015) dan masih banyak lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/RADITYA-DIKACV.jpg)